Himbau Pegawai Pajak Ikut Tax Amnesty

INDOPOS.CO.ID-Direktorat Jenderal Pajak (DJP) mengimbau seluruh pegawai mengikuti program amnesti pajak (tax amnesty). Itu penting guna menyukseskan program amnesti pajak yang bakal berakhir pada 31 Maret mendatang.

Imbauan itu disampaikan DJP dalam bentuk surat bernomor S-28/P/2017 tentang Imbauan Untuk Mensukseskan Periode Terakhir Program Amnesty Pajak. Surat itu ditandatangani Direktur Jenderal (Dirjen) Pajak Ken Dwijugiasteadi pada 28 Januari 2017.

”Saya mengajak seluruh pegawai di lingkungan Direktorat Jenderal Pajak untuk lebih giat melakukan kegiatan sosialisasi dan mengajak seluruh kerabat, anggota keluarga, dan masyarakat sekitarnya untuk memanfaatkan program amnesti pajak,” tutur Ken dalam surat imbauan tersebut, di Jakarta, Senin (13/2).

Menurut Ken, dengan mengikuti program amnesti pajak, pegawai pajak bisa memberikan teladan kepada wajib pajak (WP) lain. Itu amat krusial dengan kesadaran sendiri melakukan kewajiban perpajakan secara benar. ”Karena itu, saya mengimbau diri sendiri sebagai petugas pajak harus berani memberi contoh,” tukas Ken.

Baca Juga :

Memberi teladan dan contoh menunjukkan integritas tinggi. Caranya, dengan melakukan apa yang diminta masyarakat atau wajib pajak melakukan yaitu dengan membayar dan melaporkan kewajiban pajak dengan benar. ”Dengan memberi contoh akan menjadi pemicu wajib pajak ikut berpartisipasi terlibat amnesti pajak,” urainya.

Direktur Penyuluhan, Pelayanan dan Hubungan Masyarakat Hestu Yoga Saksama secara terpisah menambahkan pegawai pajak juga seorang wajib pajak yang mungkin khilaf dalam melakukan kewajiban perpajakan di masa lalu. Karena itu, sesuai imbauan Dirjen Pajak, petugas pajak sebaiknya ikut amnesti pajak.

”Bisa jadi, penghasilan telah dipotong pajak, sudah dilaporkan, sudah dibayarkan pajaknya tetapi ketika melaporkan harta ada yang belum masuk di Surat Pemberitahuan Tahunan (SPT) Pajak,” imbuh Yoga. (far)

 

 

Komentar telah ditutup.