Selasa, 16 Oktober 2018 04:45 WIB
pmk

Anas Tuding SBY Gunakan Islam Demi Ambisi dan Kekuasaan

Dia menyerahkan opini kepada publik, SBY pembela Islam atau bukan
Redaktur: Redjo Prahananda

Twitter Anas Urbaningrum

INDOPOS.CO.ID - Mantan Ketua Umum Partai Demokrat, Anas Urbaningrum kembali bercuit tentang Susilo Bambang Yudhoyono (SBY). 

Dia menuding SBY menggunakan Islam demi ambisi dan kekuasaan di Pilkada DKI Jakarta 2017.

Anas, terpidana kasus korupsi proyek Hambalang dan tindak pidana pencucian uang itu menyoroti SBY. Bagi Anas, SBY tampil pejuang Islam jelang Pilkada DKI.

Dia menyindir SBY dalam berbagai postingan “Saya setuju Pak SBY menyatakan, jangan ada Islamophobia di negeri ini.” *abah,” tulis Anas mengawali cuitannya, Selasa (14/2) pagi.

Masih dalam postingan di Twitter, Anas melanjutkan, Islamophobia di Indonesia tidak akan berhasil. Kenyataan menunjukkan, Islam dan Indonesia tak bisa dipisahkan. Namun, Anas langsung menohok dengan cuitan selanjutnya.

“Teman2 bertanya, apakah saya percaya Pak SBY adalah pembela atau ‘pejuang’ Islam?” dia melanjutkan.

Menurut Anas, biarlah pertanyaan itu menjadi rahasia Tuhan dengan SBY. Mantan ketua umum PB HMI itu mempersilakan publik menilai SBY memang pembela Islam, atau justru menggunakan Islam untuk menyukseskan Agus Harimurti Yudhoyono di pilkada.

Hanya saja, sambung Anas, sulit menemukan rekam jejak SBY dalam pergerakan umat Islam di Indonesia. “Karena itu kurang elok, bila  kepentingan pilkada lalu memanfaatkan isu Islam,” tuturnya.

Dalam penilaian Anas, Presiden RI Keenam itu memperalat isu Islam untuk mengejar ambisi kekuasaan. “Itu hampir sulit dibedakan dgn strategi politik ‘menghalalkan segala cara’,” papar mantan anggota KPU itu.

Anas menambahkan, yang terbaik bagi SBY adalah memilih jalan sebagai negarawan. “Madeg pandhito (menjadi sosok bijaksana pemberi nasihat, red),” ujar Anas.


TOPIK BERITA TERKAIT: #partai-demokrat 

Berita Terkait

Calon Anggota Dewan Ingin Bantu Warga

Politik

Caleg Demokrat Targetkan 20 Ribu Suara

Politik

KPU Minta PD Teken Deklarasi

Nasional

Demokrat Nilai KPU Gagal buat Deklarasi Pemilu Damai

Politik

Demokrat: Nomor 1 atau 2 Sama Saja

Politik

IKLAN