Februari, Puncak Musim Hujan di Indonesia

Potensi hujan lebat secara simultan meningkatkan peluang bencana Hidrometeorologi.

Redaktur: Redjo Prahananda
Februari, Puncak Musim Hujan di Indonesia -

Ilustrasi banjir DKI Jakarta

INDOPOS.CO.ID - Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) merilis sebagian besar wilayah Indonesia masih berada di puncak musim hujan. Hujan dengan intensitas tinggi masih terjadi di sejumlah wilayah.

Deputi Bidang Meteorologi BMKG, Yunus S. Swarintoto menjelaskan, potensi curah hujan tinggi memang terjadi pada Februari ini. Potensi hujan lebat secara simultan meningkatkan peluang bencana Hidrometeorologi. 

Frekuensi hujan cenderung meningkat lebih banyak karena faktor lokal. "Sehingga pada periode kali ini sangat perlu memperhatikan perkembangan dinamika cuaca lokal dan regional," ujar dia dalam keterangan resmi kepada media.

Sementara menurut dia, curah hujan pada Januari tergolong minim karena tidak tampak fenomena cuaca global signifikan seperti Indian Ocean Dipole (IOD), maupun gelombang tropis yang hampir seluruhnya dalam kondisi netral.

Meninjau kondisi atmosfer, beberapa hari ke depan terdeteksi aliran udara basah dari Samudera Hindia. Ini membuat wilayah Sumatera bagian selatan sampai Jabodetabek cenderung dalam kondisi basah. 

“Muncul area perlambatan dan pertemuan angin mengakibatkan kondisi udara menjadi tidak stabil sehingga menyebabkan potensi hujan lebat yang dapat disertai kilat dan petir," beber Yunus menambahkan.

Cuaca buruk selama beberapa hari ini membuat sebagian besar wilayah DKI Jakarta tergenang banjir. Sebanyak 54 titik di Jakarta terendam banjir pada pagi hari ini. Banjir menyebabkan ribuan rumah tergenang air dengan ketinggian hingga 150 cm.

Badan Nasional Penanggulangan Bencena (BNPB) merilis data, berdasarkan 401 laporan mengenai banjir di Jakarta dan sekitar, ribuan rumah dan jalan terendam banjir dengan ketinggian bervariasi.

"Terdapat 54 titik banjir dan genangan yaitu di Jakarta Selatan ada 11 titik, Jakarta Timur 29 titik, dan Jakarta Utara ada 14 titik," kata Kepala Pusat Data Informasi dan Humas BNPB Sutopo Purwo Nugroho dalam keterangan tertulis di Jakarta.

TAGS

Baca Juga


Berita Terkait

Megapolitan / Sungai Meluap, Kampung Kalong Dagul di Kabupaten Bogor Banjir

Nasional / Lebaran Berakhir, Banjir Datangi Tiga Kecamatan

Nusantara / Banjir Bandang Kembali Sapu Sigi


Baca Juga !.