Superliga 2017 Ajang Pemanasan Jelang All England

INDOPOS.CO.ID – Pertandingan bulu tangkis internasional All England akan digelar 7 hingga 12 Maret mendatang. Beberapa pemain yang akan membela Indonesia di Barclaycard Arena, Birmingham sebagian besar merupakan atlet yang meramaikan ajang Superliga 2017.

Jeda waktu dari usainya pertandingan di Superliga 2017 dengan berlangsungnya All England hanya hitungan beberapa hari. Hal tersebut banyak dimanfaatkan oleh beberapa atlet yang akan mewakili Indonesia untuk melakukan uji coba pra gelaran All England.

Baca Juga :

Sony Dwi Kuncoro, tunggal putra andalan Indonesia juga masuk dalam daftar atlet yang akan membela tanah air dalam pertandingan All England 2017.

 “Kemarin saya melakukan latihan terus menerus dan pada Superliga ini juga sekaligus pemanasan tapi dengan situasi pertandingan. Karena sudah beberapa tahun ini saya tidak main di All England, dan sekarang saya mencoba lagi semoga semuanya lancar dari persiapan dan keyakinan,” kata Sony kepada Jawa Pos (Grup Indopos).

Baca Juga :

BWF Resmi Tunda Piala Thomas dan Uber 2020

Sony tidak mengatakan targetnya secara spesifik pada All England mendatang, namun ia mengatakan akan memberikan yang terbaik untuk Indonesia. Beberapa persiapan seperti latihan yang rutin dan menjaga program latihan telah ia lakukan.

 “Intinya saya ingin menjaga kestabilan. Saya akan melakukan yang terbaik dan semaksimal saya, yang penting saya konsentrasi satu lawan satu pasti hasilnya akan mengikuti,” kata Sony.

Di sektor ganda putra andalan Indonesia yang akan berangkat menuju All England esok salah satunya adalah Mohammad  Ahsan. Ahsan yang di Superliga berada dibawah naungan PB Djarum dan berpasangan dengan Kevin Sanjaya, esok pada All England ia akan berpasangan dengan Rian Agung Saputro yang kini berada di tim Berkat badi pada Superliga 2017.

 “All England tinggal beberapa minggu lagi. Ini salah satu uji coba saja agar pemain kita juga bisa meningkatkan kemampuan jelang All England,” ujar Ahsan.

Meskipun Rian saat ini bukan tandemnya namun Ahsan mengatakan latihan individulah yang menjadi fokusnya untuk pembenahan. Usai dari Superliga dengan waktu yang singkat ia harus kembali ke Pelatnas Cipayung dan berjanji akan memberikan kemapuannya semaksimal mungkin.

Pada tunggal putri yang akan dikirim ke ajang ALL England mendatang nama Dinar  Dyah Yustine menjadi salah satu perwakilan selain Fitriani. All England tahun ini merupakan All England pertama yang akan dihadapi pemain tunggal putri yang mendapat rangking ke  39 di BWF tersebut.

 “Untuk persiapan All England sudah oke, namun sekarang fokus ke mental dan pemikiran. Saya juga untuk persiapan All England telah mengikuti beberapa liga,” ujar Dinar pemain yang berusia 22 tahun ini.

Daya tahan juga menjadi fokus utama Dinar, serta untuk menghadapi All England ia lebih banyak mendalami latihan pada defense.

 “Selain senang ini juga kesempatan saya untuk membuktikan kemampuan bermain di ajang internasional. Target saya minimal bisa menembus 8 besar,” ujar Dinar yang mengatakan akan berangkat pada 3 Maret mendatang ke Birmingham.

Pada tunggal putra peraih rangking dua dunia tunggal putra Tommy Sugiarto juga akan memperkuat Indonesia di ajang All England. Tommy saat ini di Superliga 2017 tampil maksimal dibawah naungan tim Berkat Abadi.

 “Untuk All England saya akan main senyaman mungkin. Agar saya bisa meningkatkan rangking saya lagi . Minimal untuk All England besok saya bisa masuk 10 besar,” ujarnya singkat.

Sama halnya dengan Jonatan Christie. Tunggal putra asal Musica Champion ini dalam persiapannya ke All England dikatakan tidak mudah pasca gagal meraih poin dalam Thailand Masters 2017 beberapa waktu yang lalu.

 “Saya merasa kemarin (Thailand Maters)  saya under perform. Untuk All England besok saya lebih fokus pada mental untuk mengendalikan pikiran serta bisa mengontrolnya. All England ini adalah tantangan untuk saya,” ujar peraih rangking ke 19 dunia tersebut. (nic/jpg)

Komentar telah ditutup.