Selasa, 25 September 2018 04:38 WIB
pmk

Tekno

Aplikasi Seluler Crowdo Connect Diluncurkan

Redaktur: Ali Rahman

Cally Alexandra (Cally), perwakilan Crowdo Indonesia

INDOPOS.CO.ID - Crowdo, salah satu platform Peer to Business (P2B ) terbesar dan tercepat pertumbuhannya di Asia Tenggara hari ini mengumumkan peluncuran global aplikasi seluler mereka, "Crowdo Connect”, yang menghubungkan UKM Indonesia untuk mendapatkan pendanaan dari komunitas investor global. Aplikasi mobile tersebut kini sudah tersedia di Google PlayStore di 140 negara yang berbeda.

Cally Alexandra (Cally), perwakilan Crowdo Indonesia mengatakan, peluncuran aplikasi seluler "Crowdo Connect", sejalan dengan visi perusahaan yang ingin menghubungkan UKM terbaik di Indonesia tidak hanya dengan Investor Indonesia tetapi juga dengan komunitas Investor global. 

“Kini Investor dari seluruh dunia dapat membantu membiayai pertumbuhan UKM Indonesia hanya dengan beberapa klik saja. UKM Indonesia bisa mendapatkan keuntungan dari sumber tambahan modal untuk membantu mereka membiayai tahap pertumbuhan berikutnya. Tujuan kami adalah untuk memproses pinjaman UKM mulai Rp 1 miliar sampai dengan Rp 2 miliar hanya dalam waktu beberapa jam," katanya. 
 
Selain iti, Cally sendiri menyatakan kalau hingga saat ini Crowdo belum mendapat pendanaan dari pihak lain, dan masih beroperasi dengan dana yang dimiliki oleh para founder. Demi meraih banyak pengguna, mereka pun berusaha mendekatkan diri dengan para pemberi pinjaman dengan cara mengadakan sharing session dua kali dalam sebulan.

Crowdo juga telah mengumumkan kehadiran sebuah aplikasi mobile untuk perangkat Android. Dengan aplikasi bernama Crowdo Connect tersebut, mereka berusaha memudahkan para pemberi pinjaman dalam memberikan pinjaman baru, serta mengatur portofolio pinjaman yang telah mereka lakukan sebelumnya.

Di Indonesia sendiri telah ada beberapa layanan P2P lending yang beroperasi, mulai dari Modalku, Investree, Awartha, hingga KoinWorks. Layanan-layanan tersebut pun seperti mendapat angin segar seiring dengan munculnya aturan OJK terkait pinjaman online yang khusus membahas tentang model bisnis P2P lending pada akhir tahun 2016 

Ada lebih dari 60 juta Usaha Kecil dan Menegah (UKM) di Indonesia dan menurut studi Bank Indonesia, lebih dari 60% menganggap mereka tidak ditangani atau terlayani oleh lembaga keuangan konvensional seperti bank. Solusi seperti pinjaman P2B  ditujukan untuk melengkapi produk dan  jasa keuangan yang ada sehingga UKM memiliki cara yang lebih efisien, cepat dan transparan untuk mendapatkan pendanaan.
 
Crowdo menggambarkan platformnya secara berbeda dengan memanfaatkan teknologi terbaru yang tersedia untuk membuat proses pembiayaan dan investasi end-to-end yang se-efisien, se-transparan dan secerdas mungkin. Misalnya, Crowdo menggunakan mesin pembelajaran dan analisis prediktif agar proses penilaian risiko mereka lebih inovatif dan tangguh, serta menawarkan dashboard investasi cerdas kepada Investor sehingga mereka dapat melacak pengembalian bunga dan eksposur secara real time. (sol)


TOPIK BERITA TERKAIT: #aplikasi-seluler 

Berita Terkait

IKLAN