Rabu, 26 September 2018 10:12 WIB
pmk

Formula 1

Ferrari Kembali ke Level Teratas, Pertarungan Para Gladiator

Redaktur:

Valtteri Bottas sukses memecahkan rekor lap tercepat di Sikuit Montmelo.

INDOPOS.CO.ID - Empat hari uji coba pramusim perdana Formula 1 di Barcelona berakhir kemarin (2/3). Sejumlah kesimpulan bisa diambil dari hasil tes tersebut. Ada yang sudah diprediksi sebelumnya, ada pula yang memberikan kejutan.

Begitu regulasi teknis tentang mobil F1 2017 diumumkan, banyak pengamat dan bos tim kontestan memprediksi bahwa jet darat generasi terbaru ini akan lebih cepat 4-5 detik. Prediksi tersebut ternyata tidak meleset. Adalah bintang baru Valtteri Bottas yang sukses memecahkan rekor lap tercepat di Sikuit Montmelo dengan torehan 1 menit 19,705 detik.

Raihan tersebut menggeser rekor sebelumnya yang pernah diraih Max Webber di sirkuit yang sama pada 2010 saat menggunakan mobil Red Bull yakni 1 menit 19,995 detik. Atau yang tercepat semenjak trek di Barcelona tersebut memiliki desain baru pada 2007. Dan yang perlu diingat adalah rekor milik Webber didapat dengan mesin berkonfigurasi V10. Sedangkan tahun ini rekor diraih menggunakan mesin V6 Hybrid yang secara teori seharusnya lebih pelan.

Mobil lebih kencang sudah terbukti. Juara dunia tiga kali Lewis Hamilton begitu bungah dengan performa mobil baru ini. Sangat cepat, stabil, dan didukung dengan kuatnya cengkeraman ban sehingga bisa digeber lebih kencang ketika melibas tikungan. ''Ini adalah mobil F1 tercepat yang pernah aku tunggangi, tak ada keraguan untuk itu. Kami bisa sangat mulus melewati tikungan tidak seperti sebelumnya. Aku merasa seperti anak-anak yang menaiki roller coaster,'' ucap Hamilton berapi-api tentang mobilnya W08.

Hamilton juga berharap mobil baru ini akan memisahkan atau membedakan atau “men” dan boys”. Artinya hanya pembalap tangguh yang mampu menaklukkan mobil baru ini. Kecepatan mobil ini memang meminta pengorbanan lebih banyak dari pembalapnya. Hamilton mengaku tubuhnya mengalami lebam-lebam dan benjol-benjol di seluruh tubuhnya ketika hari pertama mengendarai mobil baru tersebut.

Impresi yang hampir sama diungkapkan juara dunia musim lalu Nico Rosberg yang sempat datang ke garasi Mercedes untuk menyaksikan langsung mobil baru. Pembalap Jerman itu menyebut mobil baru adalah “monster” yang membutuhkan fisik luar biasa untuk mengendalikannya. Bahkan dia menyerupakan pembalap F1 tahun ini seperti “gladiator” yang harus menaklukkan binatang buas.

Seperti yang dikatakan Hamilton bahwa mobil baru ini akan membedakan antara “men” dan “boys”. Fakta ini harus dirasakan rookie Williams Lance Stroll. Dua hari beruntun juara Formula 3 Eropa itu selalu mengalami kecelakaan. Mobilnya melintir sampai menabrak pembatas sirkuit. Pada hari ketiga, sampai dua kali pembalap 18 tahun yang masuk ke F1 membawa uang EUR 30 juta itu mengalami insiden. Akibatnya, Williams terpaksa tidak turun di hari terakhir uji coba kemarin karena tidak memiliki suku cadang yang cukup untuk memperbaiki FW40 tunggangan Stroll.

Dalam tiga hari itu Stroll menyelesaikan 100 lap. Meski banyak yang mulai meremehkan kemampuannya mengendalikan mobil F1 Stroll bersikeras bahwa dirinya adalah “korban”. ''Secara umum uji coba yang bagus. Aku terus belajar membiasakan diri dengan mobil. Hanya di akhir sesi hal kecil terjadi dan aku adalah korban dari bagian belakang mobil yang tiba-tiba bertingkah dan melemparkanku ke pinggir sirkuit,'' tukasnya dilansir Crash.

Satu hal lain yang menyenangkan adalah kembalinya Ferrari sebagai penantang Mercedes. Fakta ini terlihat dari ketatnya persaingan empat pembalap dua tim top tersebut dalam menguasai daftar pembalap tercepat. Sedikit mengejutkan lantaran Red Bull yang digadang-gadang tampil hebat justru kedodoran di uji coba pertama kali ini.

Di hari kedua Ferrari melalui Kimi Raikkonen menjadi pembalap tercepat. Catatan waktunya 1 menit 20,960 detik menggunakan ban soft. Waktunya itu mengalahkan catatan milik Hamilton 0,02 detik di depan Hamilton yang menggunakan ban super soft. Statistik tersebut menjadi sinyal bahwa Ferrari lebih kuat dalam simulasi balap. Karena ban soft lebih awet dibandingkan super soft.

 

Pada hari ketiga rekan setim Raikkonen, Sebastian Vettel finis di posisi kedua di belakang Bottas dengan selisih 0,2 detik. Meski demikian kedua juga menggunakan ban berbeda. Hingga akhir uji coba Ferrari sama sekali belum menjajal ban paling empuk dan tercepat yakni ultra soft. Sementara Bottas meraih waktu terbaiknya menggunakan ultra soft.

Bos McLaren Eric Boullier mengakui performa Ferrari di uji coba pertama kali ini mengejutkan. ''Orang-orang tidak menduga jika Ferrari bisa menyaingi laptime Mercedes. Red Bull sedikit menurun. Meskipun kita tidak tahu berapa bahan bakar yang ada di dalam tangki mereka,'' ungkapnya.

Pada sesi pagi hari terakhir kemarin Montmello diguyur hujan. Sampai jedah makan siang Raikkonen kembali menjadi pembalap tercepat dengan rata-rata laptime 1 menit 36 detik. Kemudian disusul pembalap muda Red Bull, Max Verstappen yang baru mendapatkan julukan sebagai “rain master” tahun lalu ketika membalap luar biasa di GP Brasil. (cak/jpg)


TOPIK BERITA TERKAIT: #f1 

Berita Terkait

IKLAN