Selasa, 11 Desember 2018 04:21 WIB

Indotainment

Emma Watson Berikan Pelajaran Feminisme

Redaktur:

Emma Watson

INDOPOS.CO.ID - EMMA Watson menjadi sasaran kritik beberapa hari terakhir ini. Semua gara-gara fotonya di Vanity Fair. Dalam foto itu, dia mengenakan bolero rajut Burberry warna putih yang mengekspos dadanya. Banyak yang menilai Watson yang mencitrakan diri sebagai feminis bersikap hipokrit. ”Dia komplain soal perempuan yang jadi objek seks. Tapi, dia menjadikan dirinya sendiri objek seks. Hipokrit,” kecam presenter Inggris Julia Hartley-Brewer.

Dalam wawancara dengan Reuters Minggu malam (kemarin dini hari WIB, Red), Watson menyerang balik para pengkritiknya. Menurut dia, mereka yang mengecam foto itu tidak paham makna feminisme. ”Ini seperti bilang kalau perempuan tidak bisa menjadi feminis dan di saat yang sama menunjukkan dadanya,” kata Watson.

Watson mengaku terkejut dengan banyaknya kesalahpahaman terkait hal tersebut. Menurut dia, feminisme adalah soal pilihan yang dimiliki perempuan. ”Feminisme bukan sesuatu milik perempuan yang bisa digunakan untuk menghancurkan perempuan lain. Ini tentang kebebasan, ini tentang pembebasan, ini tentang kesetaraan,” tegasnya.

Aktris Beauty and the Beast itu menjadi duta PBB untuk perempuan serta juru bicara kampanye HeForShe. Pada 2013 Watson mengkritik pendapat Beyonce soal arti feminisme dalam lagu Flawless. Beyonce mengutip kata-kata novelis Cimamanda Ngozi Adichie tentang We Should All Be Feminists. Tapi, menurut Watson, lagu dan klip video Beyonce berlawanan dengan arti feminisme. (adn/c10/na)


TOPIK BERITA TERKAIT: #artis-luar-negeri 

Berita Terkait

Yanni Tunda Tur ke Indonesia

Indotainment

Taylor Swift Artist Peraih AMAs Terbanyak

Indotainment

So Ji-sub Mempesona di Terius Behind Me

Indotainment

Mantan Member 2NE1, Park Bom Akan Jadi Artis Solo

Indotainment

IKLAN