Megapolitan

Pemkot Tangsel Luncurkan Aplikasi Pengaduan Masyarakat

Redaktur:
Pemkot Tangsel Luncurkan Aplikasi Pengaduan Masyarakat - Megapolitan

LAUNCHING: Wali Kota Tangsel, Airin Rachmi Diany memperlihatkan aplikasi Siaran Tangsel yang di-launching di Hotel Santika Premier Bintaro, Kamis (9/3).

INDOPOS.CO.ID – Pemerintah Kota Tangerang Selatan (Tangsel) secara resmi meluncurkan aplikasi pengaduan masyarakat. Aplikasi tersebut diberi nama Sistem Aplikasi Pelaporan dan Penugasan (SIARAN) dilauching di Hotel Santika Premier Bintaro, Kecamatan Pondok Aren, Tangerang Selatan, Kamis (9/3).

Sistem ini merupakan media untuk melaporkan kepada Pemerintah Kota Tangsel, hal-hal atau permasalahan yang terjadi di lingkungan terkait dengan sampah, kemacetan, banjir, parkir liar, infrastruktur, fasilitas publik dan lain –lain.  Melalui SIARAN Tangsel ini, Pemerintah Kota akan mendapatkan informasi “tangan pertama”.  Selanjutnya, laporan dan masukan ini akan segera ditindaklanjuti.

Wali Kota Tangerang Selatan Airin Rachmi Diany mengatakan, bahwa sistim aplikasi ini melaporkan setiap permasalah yang ada ditengah masyarakat terkiat dengan sampah, kemacetan, banjir, parkir liar, infrastruktur, fasilitas publik dan lain - lain.

”Lewat aplikasi ini dapat membantu masukkan dan usulan dari masyarakat secara langsung dengan lengkap melalui foto terkiat permasalah yang terjadi di wilayahnya masing-masing, menjadi tanggungjawab pemerintah Kota Tangerang. Laporan itu segera ditindak lanjuti karena langsung tampil di dashboard unit pelayanan teknis (UPT) dan satuan kerja perangkat daerah (SKPD),” kata Airin kepada INDOPOS usai launcing aplikasi tersebut, Kamis (9/3).  

Saat ini Siaran Tangsel baru bisa di-download di Google Store. Aplikasi itu bisa digunakan masyarakat meski bukan warga Tangsel. Aplikasi ini juga menerapkan sistem tracking lewat GPS. Sistem itu membuat laporan yang disampaikan hanya bisa dilakukan di wilayah Tangsel. ”Di aplikasi ini, foto yang dikirim adalah realtime dan tidak bisa diambil dari galeri,’’ ujarnya.  

Menurut pejabat yang akrap disapa Airin ini, siaran Tangsel ini memiliki 2 manfaat yaitu memangkas waktu, artinya mekanisme pelaporan dan penugasan menjadi lebih singkat. Kedua, Memangkas jarak, artinya masyarakat memiliki akses langsung untuk berinteraksi dengan pihak Pemerintah Kota, tanpa harus melakukan mobilisasi secara fisik. ”Melalui aplikasi ini mekanisme pelaporan menjadi lebih singkat dan memangkas jarak, ”ungkapnya.

Namun, mantan ajang putri Indonesia meminta kepada masyarakat untuk menggunakan aplikasi ini secara bijak dengan tujuan positik. Jangan digunakan untuk hal-hal yang tidak mestinya.  Contohnya untuk menyampaikan hal-hal yang tidak sebenarnya terjadi atau melebih-lebihkan sesuatu.

”Ini pengalaman saya beberapa waktu yang lalu mendapat informasi dari masyarakat terkait penumpukan sampah melalui foto yang tejadi di suatu wilayah. Setelah kita cek sesuai, ternyata foto itu diambil setahun yang lalu, ” ungkap perempuan kelahiran 28 Agustus 1976 ini.

Lebih lanjut Airi menambahkan, bahwa aplikasi Siaran Tangsel sudah ada pada awal tahun 2012 lalu, dimana saat itu diberi nama Smart Tangsel, tetapi SKPD saat itu belum siap. ”Untuk tahun ini tidak ada lagi alasan lagi siap atau tidak siap harus dihidupkan. Kita harus belajar dari DKI yang sudah punya duluan Qule, “tegasnya. (gin)

 

TAGS

Baca Juga


Berita Terkait

Megapolitan / Pemkot Tangsel Siagakan Tenaga Medis pada PSU

Megapolitan / Ternyata, Ini yang Bikin Empat Cleaning Service Keracunan

Banten Raya / Pengangguran Tangsel Terus Meningkat 
Usia Produktif

Banten Raya / Musim Hujan Tiba, Tangsel Siap Antasipasi Banjir

Banten Raya / Pelebaran Jalan Siliwangi Terhambat

Megapolitan / Masyarakat Desak Walikota Tangsel Copot Pejabat Dinas PU


Baca Juga !.