Hukum

Tangani Kasus e-KTP, KPK Mengaku Dapat Intervensi

Febri Diansyah meminta semua pihak agar menghormati seluruh proses hukum.

Redaktur: Redjo Prahananda
 Tangani Kasus e-KTP, KPK Mengaku Dapat Intervensi - Hukum

Juru Bicara KPK, Febri Diansyah

INDOPOS.CO.ID - KPK mendapat intervesi dalam mengusut perkara korupsi e-KTP. Proyek Kartu Tanda Penduduk berbasis elektronik ini telah merugikan negara sampai Rp 2,3 triliun.

Juru Bicara KPK, Febri Diansyah mengungkapkan, salah satu intervensi itu adalah gagasan anggota DPR untuk menggulirkan hak angket untuk menyelidiki kasus e-KTP. 

Febri meminta semua pihak agar menghormati seluruh proses hukum. Dia meminta jangan sampai kondusi terganggu dengan manuver politik sejumlah pihak. Kasus e-KTP ini memang menyeret beberapa nama kondang dari Birokrasi maupun Politisi.

"Saya meminta kepada semua pihak menjunjung tinggi supremasi hukum. Segala kegiatan politik jangan sampai menggangu, apalagi menghambat proses hukum yang sedang berjalan," ujar Febri di Kantor KPK.

Dia melanjutkan, kendati sejumlah nama tersangkut kasus korupsi e-KTP, KPK akan tetap membongkar fakta -fakta dalam kasus ini melalui penyidikan dalam persidangan.

"Sudah sepatutnya, menempatkan masalah ini sebagai proses hukum, di mana pengadilan dan lembaga penegak hukum mendapat wewenang untuk menyelesaikan."

Dalam kasus korupsi e-KTP ini, Irman dan Sugiharto didakwa melakukan korupsi secara bersama-sama dalam proyek e-KTP. Irman dan Sugiharto didakwa merugikan negara hingga Rp 2,3 triliun dan memperkaya diri sendiri

Kedua terdakwa bekerja di lingkungan Departeman Dalam Negeri (Mendagri). Irman merupakan mantan Direktur Jenderal (Dirjen) Kependudukan dan Pencatatan Sipil (Dukcapil) Kementerian Dalam Negeri (Kemendagri). Sementara itu, Sugiharto mantan Direktur Pengelolaan Informasi Administrasi Dukcapil Kemendagri.

TAGS

Baca Juga


Berita Terkait

Headline / KPK Sita Dokumen Perizinan di Kepri

Headline / Pengamat Sarankan Nurdin Basirun Bongkar Sampai ke Akar-akarnya

Headline / Pengawal Idrus Marham Diduga Terima Rp 300 Ribu

Headline / KPK Pecat Pengawal Idrus Marham


Baca Juga !.