KPK Tetapkan Tersangka Baru di Kasus e-KTP

Siapa dia?

Redaktur: Redjo Prahananda
KPK Tetapkan Tersangka Baru di Kasus e-KTP -

Gedung KPK di Kuningan, Jakarta Selatan

INDOPOS.CO.ID - Pengusaha Andi Narogong menjadi tersangka baru dalam kasus korupsi e-KTP oleh Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) . KPK memiliki, Andi membagi -bagikan uang meloloskan proyek senilai Rp 6 triliun ini. 

Ketua KPK, Agus Rahardjo membenarkan, KPK telah menetapkan Andi sebagai tersangka baru. Namun, Agus belum memberikan penjelasan secara rinci tentang penetapan Andi sebagai tersangka.

Agus menyerahkan keterangan terkait penetapan Andi sebagai tersangka kepada juru bicara KPK, Febri Diansyah. "Biar nanti disampaikan (Kabiro Humas KPK) Febri (Diansyah) saja," ucap Agus dalam sambungan telepon kepada wartawan.

Andi mengendalikan dalam proyek e-KTP ini. Peran Andi tertuang dalam surat dakwaan KPK terhadap dua terdakwa, Irman dan Sugiharto. Dia disebut proaktif dalam skema penganggaran dan pengadaan proyek itu.

Dalam surat dakwaan ini, dua terdakwa: Irman dan Sugiharto menyuap Andi Agustinus alias Andi Narogong selaku penyedia barang dan  jasa pada Kemendagri.

Isnu Edhi Wijaya selaku ketua konsorsium Percetakan Negara Republik Indonesia atau PNRI, Diah Anggraini selaku Sekretaris Jenderal Kemendagri.

Selain menyuap birokrasi, kalangan politisi diduga turut menikmati aliran dana e-KTP ini, antara lain Setya Novanto selaku Ketua Fraksi Partai Golkar, dan Drajat Wisnu Setyawan,  Ketua Panitia pengadaan barang dan jasa di lingkungan Ditjen Dukcapil tahun 2011.

TAGS

Baca Juga


Berita Terkait


Baca Juga !.