Jumat, 21 September 2018 03:52 WIB
pmk

Formula 1

McLaren Kibarkan Bendera Putih

Redaktur:

Pebalap Formula One (F1) McLaren seperti lempar bendera putih alias kalah sebelum ajang balap F1 dimulai. McLaren bahkan membatalkan seluruh komitmen dengan media, termasuk sesi wawancara khusus dengan para pembalapnya.

INDOPOS.CO.ID - Di saat pembalap-pembalap top Formula One (F1) sudah tak sabar memulai musim balap 2017, di Australia, McLaren justru seperti mengibarkan bendera putih bahkan sebelum lampu start dinyalakan. Tim paling sukses kedua dalam sejarah F1 tersebut menyatakan seri pembuka tahun ini akan menjadi “balapan gagal”.

McLaren bahkan membatalkan seluruh komitmen dengan media kemarin, termasuk sesi wawancara khusus dengan para pembalapnya. Sebuah acara pameran all-new Honda Civic di Sirkuit Albert Park juga dibatalkan. Seperti diketahui Honda adalah pemasok mesin bagi McLaren.

“Anda tidak akan melihat perfoma terbaik McLaren akhir pekan ini,” aku CEO McLaren yang baru Zak Brown dalam sebuah acara tim di Stokhouse Restaurant, Rabu malam waktu Melbourne dilansir Fox Sports.

Tapi dia buru-buru menambahkan bahwa bersama Honda timnya sedang bekerja keras untuk mencari solusi atas masalah ketahanan mesin dan juga defisit power yang ditemukan selama uji coba musim dingin.

Dari Albert Park, kontributor Jawa Pos (GRUP INDOPOS) Bobby Arifin melaporkan, tak seperti tahun sebelumnya bintang McLaren Fernando Alonso terlihat lesu saat mengikuti jumpa pers resmi kemarin. Dia lebih sering menundukkan kepalanya saat tidak menjawab pertanyaan. Sikap itu juga sering diperlihatkannya saat beraktifitas di sekitar sirkuit.

Sebagai seorang Spanyol yang tak suka basa-basi dan biasa berbicara terang-terangan tentang perasaannya, sikap Alonso itu terbilang ganjil. Sepertinya dia sedang diminta puasa komentar macam-macam oleh timnya.

Ketika dalam jumpa pers resmi ditanya harapannya kepada Liberty Media sebagai pemilik baru F1, Alonso menjawab balapan bisa ditambah dari 20 menjadi 25 race setahun. Tentu dia sedang berseloroh, sambil menyiratkan bahwa karirnya di F1 mungkin tinggal dua musim lagi.

McLaren kembali melakoni awal musimnya dengan buruk bersama Honda. Selama delapan hari uji coba McLaren adalah tim yang paling sedikit mendapatkan jam terbang di atas mobil baru mereka. Mesin Honda menjadi masalah utamanya. Sepanjang dua kali uji coba di Barcelona setidaknya mereka mengganti mesin sampai lima kali karena rusak.

Mesin Honda tak hanya bermasalah dengan ketahanan. Tapi juga kecepatan. Di trek lurus mesin pabrikan Jepang itu tertinggal 30-40 kilometer per jam dengan Ferrari atau Mercedes. Kondisi tersebut membuat chassis mobil McLaren MCL32 tidak bisa menunjukkan potensi terbaiknya.

''Tentu ini situasi yang membuatku frustasi dan aku tidak senang dengan ini,'' ucap Alonso dilansir Motorsport. Dia mengaku sudah mendesak tim untuk mendorong Honda segera menyelesaikan masalah tersebut dalam waktu dekat. “Ini adalah F1, tak seorangpun yang bisa menunggu lebih dari satu, bahkan satu jam sekalipun,” keluhnya.

Rekan satu timnya Stoffel Vandoorne berharap masalah ketahanan mesin bisa diatasi Honda akhir pekan ini. Karena menurutnya jam terbang di atas trek sangat penting sangat penting untuk mengetahui potensi sebenarnya MCL32. Tiga sesi uji coba akan dimaksimalkan untuk meraih sebanyak-banyaknya jarak tempuh yang gagal didapat saat uji coba musim dingin. Dari 10 tim kontestan, McLaren hanya bisa lebih cepat dari Sauber. Padahal Sauber menggunakan mesin Ferrari tahun lalu.

“Masih untung kami menemukan masalah itu sebelum balapan dimulai. Kami berharap bisa menjajal banyak suku cadang baru dan memperbaiki performa mobil dari pekan ke pekan. Itu yang kami butuhkan sekarang,” tandasnya.(cak)


TOPIK BERITA TERKAIT: #f-1 

Berita Terkait

IKLAN