Megapolitan

PLN Jangan Ragu Beri Sanksi Pengguna Listrik Ilegal

Redaktur:
PLN Jangan Ragu Beri Sanksi Pengguna Listrik Ilegal - Megapolitan

ilustrasi

INDOPOS.CO.ID - Pelaku praktik penggunaan listrik ilegal sudah semestinya ditindak dengan tegas, tak terkecuali aparat sekalipun. Hal menjadi warning bagi pihak Satuan Polisi Pamong Praja (SatpolPP) Kota Bogor yang beberapa hari lalu kedapatan menggunakan aliran listrik ilegal di sebuah pos jaga yang berlokasi di seberang jalan pasar Kebon Kembang.

Wakil Ketua Komisi A DPRD Kota Bogor, Najamudin mengatakan langkah PLN yang langsung memutus aliran listrik ke pos berukuran sekitar 7 meter x 2 meter itu saat inspeksi mendadak (sidak) sudah tepat. Karena, menurutnya tidak boleh membeda-bedakan siapapun yang melakukan tindak kejahatan. “PLN sendiri melihat itu langsung diputus. Memang itu kebijakan yang diambil oleh PLN. Tentu PLN juga punya standar operasional prosedur (SOP) yang jelas,” katanya kepada Radar Bogor (INDOPOS Group) kemarin (23/3).

PLN juga diminta untuk tak ragu dalam melakukan tindakan lanjutan, seperti halnya yang dilakukan kepada pelaku pengguna listrik ilegal lainnya. Karena, setiap pelaku yang kedapatan saat sidak, idealnya ditindaklanjuti ke ranah perdata dengan dikenakan sanksi administrasi.

Najamudin menyayangkan atas tindakan yang dilakukan SatpolPP. Jika memang membutuhkan aliran listrik, selayaknya SatpolPP menghubungi kantor PLN untuk mendapatkan sambungan yang resmi. “Ketika mau menggunakan itu harus koordinasi dulu dengan PLN, selayaknya seperti itu,” ucapnya.

Sebelumnya, Kepala Satpol PP Kota Bogor, Herry Karnadi membenarkan telah diputusnya aliran kabel ke pos Satpol PP tersebut. Namun, ia mengaku sama sekali tidak memiliki niatan untuk mencuri listrik PLN. Yang ia tahu, kabel listrik yang tersambung ke pos jaga Satpol PP adalah dari Pengembang Pasar Kebon Kembang Blok C dan D PT Propindo. “Yang kita tahu selama ini kita minta ke Propindo untuk menyembungkan listriknya. Jadi tidak mungkin kita ngambil listrik liar, karena yang kita tau kita minta ke propindo,” jelasnya ketika dikonfirmasi. (cr3/c/jpg)

TAGS

pln

Baca Juga


Berita Terkait


Baca Juga !.