Selasa, 13 November 2018 02:21 WIB
pmk

Formula 1

Ambisi Hamilton Berlipat Ganda meski di Posisi Kedua

Target Juara 2016 Meleset
Redaktur:

MERAYAKAN: Lewis Hamilton (kiri) yang berada di posisi kedua dari sang juara Sebastian Vettel di ajang Formula one (F1) GP Australia 2017. .

INDOPOS.CO.ID - Lewis Hamilton menyatakan musim lalu penuh ambisi dalam mengejar gelar juara dunia - yang berujung kegagalan. Musim ini ambisinya berlipat ganda. Pebalap Mercedes itu harus mengakui keunggulan rekan setimnya sendiri, Nico Rosberg, dalam persaingan alot memperebutkan titel kampiun F1 2016.

Kegagalan menjadi juara dunia Formula 1 (F1) 2016 membuat motivasi Lewis Hamilton dengan mengakui keunggulan Nico yang keluar sebagai juara dunia, mengincar gelar keempatnya di ajang F1. Hamilton yang telah mengoleksi tiga gelar juara dunia, tahun ini pun mengakui, jika musim lalu merupakan tahun terberatnya dalam balapan F1.

“Musim lalu merupakan balapan yang fantastis bagi saya. Saya ingin meraih gelar juara dunia lebih dari sebelumnya. Saya lapar, dan motivasi saya lebih tahun ini,” klaim Hamilton dikutip Crash.

Sayangnya pada seri perdana F1 yang digelar di Australia, Hamilton hanya meraih peringkat runner up. Ia dikalahkan pembalap dari Ferrari, Sebastian Vettel, yang berhasil finis pertama. Sementara itu, Hamilton berencana tinggal di Amerika Serikat, usai menjalani balapan. Hal itu akan memberikan keuntungan untuk meraih gelar juara dunia. 

“Saya akan pulang setelah balapan, biasanya saya akan tinggal di Asia. Saya akan istirahat, dan berjuang untuk balapan selanjutnya. Saya percaya bisa menang untuk tim dan fans,” kilahnya.

Musim ini Rosberg sudah pensiun, dengan Hamilton akan mengejar titel nomor empat di F1 pada musim ke-11 di arena balap 'Jet Darat'. Ia menegaskan apa yang sudah terjadi justru melipatgandakan ambisinya. “Saya terlibat dalam persaingan fantastis dalam beberapa tahun terakhir dan tentu saja tahun lalu adalah yang paling sengit dan nyaris. Saya kini ingin menjadi juara dunia lebih dari sebelum-sebelumnya, dan walaupun Anda boleh menduga bahwa ambisi saya sudah maksimal tahun lalu, kini justru berlipat ganda!,” ujar Hamilton di Crash.net.

Hamilton mengawali F1 2017 dengan berada di posisi finis kedua pada GP Australia akhir pekan lalu setelah finis di belakang pebalap Ferrari Sebastian Vettel. Seri kedua, GP China, bakal dihelat pada 9 April mendatang.

Sebastian Vettel terindikasi bisa memberi persaingan sengit buat Hamilton. Menyambutnya dengan senang, Hamilton pun berharap jika saja Fernando Alonso bisa meramaikan persaingan itu. Mercedes, yang dibela Hamilton, sudah sedemikian dominan di F1 dalam beberapa musim terakhir. Hal itu membuat Hamilton acapkali jadi cuma bersaing dengan Nico Rosberg, rekan satu timnya sebelum pensiun akhir musim lalu.

Akan tetapi, musim ini memberi nuansa berbeda setidaknya jika menilik pramusim dan hasil GP Australia. Vettel, yang tampil menjanjikan di pramusim, berhasil membawa Ferrari memenangi balapan pembuka musim akhir pekan lalu. “Sudah pasti, sudah pasti. Saya pikir tahun ini kita sedang melihat para pebalap terbaik di posisi teratas," kata Hamilton di Motorsport.com, ketika ditanya apakah ia kini menghadapi persaingan lebih sengit dalam perebutan gelar juara dibandingkan sebelumnya. (viv/dts)


TOPIK BERITA TERKAIT: #f1 

Berita Terkait

IKLAN