Pasca Gagal di Seri Perdana, Marquez Incar Juara di Argentina

INDOPOS.CO.ID – Selepas gagal menjadi juara pada seri perdana MotoGP 2017 di Qatar, Marc Marquez bertekad memperbaiki prestasi saat balapan di Argentina, Senin (10/4) dini hari WIb. Juara dunia MotoGP 2016 itu ingin mengulangi prestasi yang pernah ditorehkannya di Sirkuit Termas de Rio Hondo.

Semangat pembalap andalan Repsol Honda itu memang selalu meninggu setiap datang ke Argentina. Bagaimana tidak, dia pernah mencicipi dua kali podium juara dalam tiga tahun terakhir, pada 2014 dan 2016. Tekadnya saat ini adalah mencatat hat-trick juara di balapan bertajuk Grand Premio Motul de la Republica Argentina tersebut.

Baca Juga :

“Qatar adalah balapan yang sulit. Namun kami mengalami banyak peningkatan selama akhir pecan, walau kita tidak bisa meraih podium. Sekarang, kita akan melihat apakah pekerjaan yang sudah dilakukan dapat membuahkan hasil baik di Argentina. Trek ini baik. Saya selalu merasa baik disana. Kami berharap dapat berjuang untuk podium di depan penggemar kami di Argentina yang sangat bersemangat dan mendukung,” ujar Marquez.

Di sisi lain, Marquez juga mengingat soal kondisi grip ban yang cepat habis di Argentina. Dalam konteks ini, dia merasa perlu sangat berhati-hati. “Kekuatan ban adalah sesuatu yang harus diperhatikan, karena biasanya sangat singkat. Jadi, kami akan bekerja untuk mengurangi masalah ini, juga berupaya lebih meningkatkan set-up motor secara umum," pungkasnya.

Baca Juga :

Alex Rins Juara Grand Prix Aragon

Sesi free practice pertama MotoGP Argentina akan dimulai, Jumat (7/4), dilanjutkan latihan bebas ketiga dan kualifikasi sehari setelahnya, (8/4) malam WIB. Sementara, balapan sendiri akan digelar pada Senin (10/4) dini hari WIB.

Marquez beberkan tiga nama yang jadi lawan terberatnya musim ini. Duo Movistar Yamaha masuk di sana. Marquez finis keempat di seri pembuka MotoGP 2017 Qatar. Dia berada di bawah Maverick Vinales (Yamaha), Andrea Dovizioso (Ducati) dan Valentino Rossi (Yamaha) yang menguasai panggung penyerahan trofi.

Baca Juga :

Jelang GP Aragon, Duo Suzuki Tebar Ancaman

Hasil itu membuat Marquez langsung memetakan persaingan dalam 17 seri ke depan. Pebalap Spanyol Spanyol menunjuk Vinales, Dovizioso, dan Rossi sebagai lawan yang mesti dikalahkan. “Dalam momen ini, dia (Vinales) jelas jadi yang pertama. Tapi tentu juga ada Ducati dengan Dovizioso, dia bekerja dengan baik selama tes pramusim. Anda tidak pernah bicarakan dia, tapi dia selalu ada, sangat berpengalaman. Kemudian ada Valentino, lalu rekan setim saya (Dani Pedrosa). Tapi pada akhirnya, saya menilai ini terlalu dini sebab kejuaraan sejatinya baru dimulai,” ucap Marquez diwawancara Eurosport.  (ira/JPG/dts)

Komentar telah ditutup.