Sabtu, 17 November 2018 10:41 WIB
pmk

Liga Indonesia

Persiba Warning Lini Serang

Redaktur:

Striker Persiba Marlon da Silva. Foto: istimewa

INDOPOS.CO.ID - Lini serang Persiba Balikpapan mendapat sorotan. Lemahnya finishing Marlon da Silva cs dalam tiga kali uji coba terakhir, membuat tim pelatih memutar pikiran lebih keras. Mendatangkan pemain anyar menjadi langkah yang ditempuh untuk menyelesaikan masalah.

Langkah tersebut jelas mengejutkan mengingat tim pelatih memberi isyarat tidak merekrut pemain baru. Tak tanggung-tanggung, dua pemain sekaligus didaratkan. Yakni, pemain asing dengan status marquee player, Anmar Almubariki dan penyerang asal Makassar, Ismail. Saat ini keduanya sudah tiba di Malang dan menjalani trial bersama Pasukan Biru-Biru.

Asisten Pelatih Haryadi menuturkan, barisan lini serang memang membutuhkan asupan tenaga baru. Selain untuk memaksimalkan serangan yang dibangun, juga mengantisipasi jika Marlon cedera. Diketahui, saat ini kondisi bomber asal Brasil tersebut masih menghawatirkan. Cedera lututnya belum pulih. Dia bahkan menjalani latihan terpisah setelah melakoni laga uji coba kontra Perseru Serui beberapa waktu lalu.

"Kami perlu tambahan satu atau dua striker lagi. Tapi, yang benar-benar bagus. Dia direkrut untuk bersaing dengan Bijahil Chalwa atau sebagai partner Marlon di depan," kata Haryadi, kemarin (9/4).

Pria berlisensi A AFC itu menilai, pada hari pertama bergabung dengan tim, kualitas Ismail dan Anmar cukup memuaskan. Terlebih Anmar yang sudah mampu mencetak dua gol dan satu assist dalam uji coba terakhir menghadapi Universitas Negeri Malang (UNM), Sabtu (8/4). “Kalau dalam hitungan pemain yang baru bergabung, mereka lumayan. Tapi, kami harus lihat lagi dalam latihan besok (hari ini, Red),” terangnya. (ndu/bby/jpg)


TOPIK BERITA TERKAIT: #liga-1 #persiba-balikpapan 

Berita Terkait

Diawasi Ketat, Pekan 24 Liga 1 Jadi Test Case

Indosport

Persib Dihukum Main di Luar Jawa hingga Akhir Musim

Liga Indonesia

PSSI Gulirkan Lagi Kompetisi Liga 1

Liga Indonesia

Asa Wahyudi Hamisi Bersama Borneo FC

Liga Indonesia

18 Klub Deklarasi Rivalitas Tanpa Membunuh

Liga Indonesia

IKLAN