Selasa, 16 Oktober 2018 04:43 WIB
pmk

Politik

Kader Tua Demokrat DKI Khawatir Disingkirkan

Santoso: Tidak Ada Dikotomi Pengurus Lama dan Baru
Redaktur:

GERBONG POLITIK: DPD Demokrat DKI Jakarta punya pemimpin baru.

INDOPOS.CO.ID - Terpilihnya Santoso sebagai ketua DPD Demokrat DKI Jakarta diyakini akan membawa perubahan signifikan terhadap partai besutan SBY itu. Pasalnya, Santoso merupakan kader muda yang energik dan dinamis dalam menjalankan roda organisasi.

Seperti diketahui, Musyawarah Daerah (Musda) Partai Demokrat DKI Jakarta memutuskan Ketua DPC Partai Demokrat Jakarta Utara Santoso untuk menduduki kursi ketua DPD PD DKI Jakarta. Dua pekan ke depan, ketua DPD yang kini menjabat sebagai ketua Komisi C (bidang anggaran) DPRD DKI Jakarta itu diminta untuk mengajukan sususan struktur partai periode 2017-2022.

Sejumlah pihak berharap, Santoso tidak menyingkirkan orang-orang lama atau kader senior yang begitu loyal pada Nachrowi Ramli selama kurun waktu 5 tahun terakhir. Kekhawatiran itu muncul karena diduga komposisi struktur DPD untuk periode mendatang akan diisi orang-orang baru yang masuk dalam kategori kader muda di kancah politik DKI Jakarta.

"Kalau ada upaya geser-menggeser terhadap kader di partai itu wacana yang harus dihilangkan, karena 5 tahun kedepan partai harus besar dan bisa kembali merebut prestasi yang pernah kita capai di DKI Jakarta. Jadi jangan lagi ada isu adanya pergeseran terhadap kader senior dan junior di partai yang sudah sekian lama kita besarkan," ujar kader senior PD DKI Richard Faisal kepada wartawan, kemarin (9/4).

Menurut dia, penempatan kader di partai harus berdasarkan kwalitas dari individu yang bersangkutan. Jika hal itu dikesampingkan akan merugikan terhadap tumbuhnya loyalitas dan mentalitas kader dalam berjuang untuk membesarkan partai.

Karena itu pula, mantan wakil ketua Komwas DPD itu pun meminta supaya dalam penentuan orang-orang di DPD tim formatur tidak mengedepankan kepentingan kelompok agar partai bisa tumbuh dan berkembang sehingga bisa mengulang kejayaan yang pernah diraih oleh ketua DPD sebelumnya, yakni Nachrowi Ramli.

"Organisasi bisa besar karena didalamnya diisi orang-orang berkualitas. Kami percaya yang akan menentukan dalam formatur nantinya, yang dipilih formatur pasti yang bisa membesarkan partai. Bukan orang-orang titipan yang hanya bisa meramaikan partai disaat ada hajat Musda, tapi tidak bermunculan disaat roda organisasi berjalan. Dan kita percaya tim formatur bisa dengen jeli meilih orang-orang yang tepat," harap dia.

Seperti diketahui, dalam tim formatur yang didalamnya terdiri dari 1 unsur DPP, 1 DPD, 2 DPC dan dewan pertimbangan partai diberikan waktu oleh ketua umum partai untuk mengajukan struktur kepengurusan periode 2017-2022. "Saya kira kader senior pun memiliki porsi dalam membesarkan partai selama ini. Jadi jangan pernah mengesampingkan kader senior demi besarnya partai," pinta dia.

Menanggapi kekawatiran para kader tersebut, Ketua DPD Demokrat DKI Jakarta Santoso menuturkan, di lingkungan pengurus dan kader Demokrat tidak ada dikotomi antara pengurus lama atau baru. “Karena semuanya punya hak yang sama,” tegas dia.

Selain itu, sambung Santoso, di dalam mengelola organisasi, idealnya menempatkan 30 persen pengurus yang lama jika terjadi reorganisasi. “Partai Demokrat berdiri tahun 2002, saya bergabung tahun 2003 jelang deklarasi Partai Demokrat di JCC. Berarti saya termasuk senior juga di PD, meski muda dalam usia kalau istilah itu (tua dan muda) jadi ukuran lama/baru di PD. Tapi istilah itu tidak ada di Parta Demokrat,” tutur dia.

Apabila terdapat politisi senior atau berusia di atas 60 tahun di dalam Partai Demokrat, kata Santoso, tentunya bisa dilihat dari pengabdiannya. “DPD di bawah kepemimpinan saya akan tetap menempatkan yang bersangkutan sebagai pengurus DPD. Pengalaman mereka sangat dibutuhkan untuk membantu kemajuan DPD Parta Demokrat DKI Jakarta 2017 – 2022,” pungkas dia. (wok/rul)


TOPIK BERITA TERKAIT: #partai-demokrat 

Berita Terkait

Calon Anggota Dewan Ingin Bantu Warga

Politik

Caleg Demokrat Targetkan 20 Ribu Suara

Politik

KPU Minta PD Teken Deklarasi

Nasional

Demokrat Nilai KPU Gagal buat Deklarasi Pemilu Damai

Politik

Demokrat: Nomor 1 atau 2 Sama Saja

Politik

IKLAN