Senin, 19 November 2018 02:46 WIB
pmk

Liga Indonesia

Jelang Kompetisi, PR Persib Masih Menumpuk

Redaktur:

MASALAH TRANSISI: Striker anyar Persib Michael Essien (kanan) berupaya mengecoh Hamdi dari Bali United dalam laga persahabatan di Stadion GBLA, Bandung, Sabtu (8/4).

INDOPOS.CO.ID - Persib Bandung menyisakan pekerjaan rumah sebelum mentas di Liga 1. Buruknya koordinasi di lini pertahanan menjadi hal yang sangat serius untuk dibenahi.

Seperti terlihat pada pertandingan uji coba melawan Bali United, Sabtu lalu. Serangan balik cepat menjadi mimpi buruk bagi Persib ketika dipaksa kalah dari Bali. Masalah transisi dari menyerang ke bertahan pun menjadi bahan evaluasi.

Pelatih Persib Djadjang Nurdjaman mengatakan  anak asuhnya masih kerap telat turun saat serangan yang dirancang direbut lawan. Dua gol Bali United memang lahir dari fast break ketika bek Persib ada di zona permainan lawan.

“Iya itu PR (pekerjaan rumah) kami, betul transisi kita cukup bermasalah tapi dalam situasi pertandingan pemain juga kadang suka lupa,” kata pelatih yang akrab disapa Djanur itu.

Sebenarnya Djanur sudah sering mewanti-wanti anak asuhnya untuk tidak bernafsu naik menyerang. Karena sudah bukan hal yang aneh saat tim tamu memasang skema counter attack. Mereka selalu menumpuk pemain di belakang untuk memancing bek Persib naik dan melancarkan serangan cepat saat ada celah yang ditinggalkan.

“Sudah saya ingatkan dan bukan tidak mungkin semua tim yang datang ke Bandung akan memainkan gaya seperti itu, menunggu dulu kemudian counter attack,” ujar pelatih asal Majalengka tersebut.

Kini setiap tim sudah paham bahwa dengan materi pemain Persib yang bergelimang bintang, mereka akan memegang kendali permainan. Sehingga untuk menangkal itu, taktik permainan disiplin bisa menjadi solusi. “Karena mereka tahu kita punya kualitas memainkan ball possession dan itu akan jadi evaluasi ke depan,” katanya.

Bek tengah Persib Achmad Jufriyanto berjanji bersama teman-temannya akan lebih bekerja keras untuk menemukan penampilan terbaik Pangeran Biru. Tekad itu dikobarkan setelah Maung Bandung harus mengakui keunggulan Bali United pada laga persahabatan Tarung Bintang Asli persembahan Indofood di Stadion GBLA, Sabtu (8/4) lalu dengan skor akhir 2-1 untuk tim tamu.

Bagi Jufriyanto, hasil ini tentu saja mengecewakan meskipun pertandingan bukan resmi. Tapi, pemain bernomor punggung 16 ini mengajak semuanya fokus pada Liga 1, mendatang. "Setidaknya banyak hal positif dari kekalahan kemarin yang bisa kita ambil. Kita jadi tahu apa kekurangan dan kelemahan tim, sehingga kita lebih siap," kata Jufriyanto.

Dengan kekuatan Persib saat ini, peluang untuk meraih prestasi cukup terbuka. Tatpi, tetap perlu kerja keras dan terus berbenah untuk menghadapi lawan yang juga terus mempersiapkan kompetisi musim ini.

"Dengan kekuatan Persib tahun ini, tidak menutup kemungkinan lawan-lawan pun memiliki motivasi berlipat buat kalahkan kita. Yang terpenting kita tidak boleh busung dada," ucapnya. (pra/jpg)


TOPIK BERITA TERKAIT: #persib-bandung #liga-1 

Berita Terkait

Peluang Juara (Bisa) Melayang

Liga Indonesia

Legiun Asing Bisa Tampil Lagi

Liga Indonesia

Keran Gol Billy Keraf

Liga Indonesia

Ambil Sisi Positifnya

Liga Indonesia

Supardi Mencoba Jadi Panutan yang Baik

Liga Indonesia

Persib vs Bali United, Saatnya Putus Tren Buruk

Liga Indonesia

IKLAN