Anies-Sandi Menang Hitung Cepat, Timses Ahok-Djarot Santai

INDOPOS.CO.ID – Pasangan Calon Gubernur dan Wakil Gubernur DKI Jakarta, Basuki T. Purnama (Ahok)-Djarot kalah dalam perhitungan cepat (quick-count) dari paslon nomor urut 3.

Dari hasil real count oleh Golkar bersama Cyrus Network di Hotel Pullman pada pukul 15.20 WIB menunjukkan pasangan Ahok-Djarot tertinggal cukup jauh dari pasangan Anies-Sandi.

Sejauh ini Ahok-Djarot mengumpulkan 42,5 persen, sementera Anies-Sandiaga memperoleh 57,5 persen. Timses Ahok-Djarot mengaku tidak cemas dengan hasil sementara quick-count dari beberapa lembaga survey. SMRC dan LSI telah merilis hasil, Anies Baswedan-Sandiaga Uno di atas angin untuk memimpin DKI lima tahun ke depan.

Menurut juru bicara tim sukses Ahok-Djarot, Raja Juli Antoni, data masih 20 persen. Masih sulit untuk mengambil kesimpulan. Harus menunggu sampai data representatif. Bila data tersebut sudah 70-80 persen, bisa representatif .

“Kalau jarak sangat tipis,  harus tunggu sampai 100 persen. 100 Persen kalau dia masih di dalam margin of error, belum bisa diambil keputusan banyak," kata Raja Juli Antoni, di Hotel Pullman, Jakarta Pusat, Rabu, (19/4).

Raja masih optimis pasangan nomor urut 2 ini h akan memenangkan Pilgub DKI. Dia mengatakan, timses Ahok-Djarot akan tetap optimis hingga ada hasil akhir dari Komisi Pemilihan Umum (KPU) DKI Jakarta." Sampai ada hasil akhir final tetap optimistis, perjuangan nggak boleh berhenti," ujar Raja.

Baca Juga :

Raja beserta tim juga terus mengumpulkan laporan-laporan tindak kecurangan di TPS -TPS selama pencoblosan Pilgub DKI putaran 2. Mereka akan melihat sistematis dan seberapa besar kecurangan tersebut.

"Yang jelas data-data terus kami kumpulkan. Berapa kecurangan dengan potensi menganggu, kami kumpulkan. Kemudian, kami lihat nanti seberapa sistematis kecurangan itu, seberapa besar, penyebaran seperti apa," dia mengakhiri.

Komentar telah ditutup.