Selasa, 25 September 2018 12:29 WIB
pmk

Tekno

ZTE Kenalkan Teknologi Terbaru

Leading 5G Innovations Tour 2017
Redaktur:

INDOPOS.CO.ID - ZTE Corporation  memperkenalkan teknologi terbarunya di Indonesia melalui ZTE Leading 5G Innovations Tour 2017.  Sebagai perusahaan pemegang hak paten telekomunikasi terbanyak (4.123 patents) selama tahun 2016, ZTE mengadakan tour ke beberapa negara seperti Malaysia, Australia, dan Jepang untuk memperkenalkan produk teknologi terbaru mereka di bidang 5G, yakni TDD & FDD Massive MIMO, Network 2020, dan Big Video.

Di Indonesia sendiri, dapat disaksikan produk telekomunikasi ZTE yang terbaru yang sebelumnya digelar pada event Mobile World Congress 2017 lalu di Barcelona.

''Saat ini, Pre5G telah dikenal secara luas dan telah digunakan oleh banyak operator telekomunikasi di dunia. Pada tahun 2016, ZTE telah bekerja sama dengan China Mobile dalam menggunakan pre-commercially Pre5G Massive MIMO pada 90 persen provinsi di Cina. Sedangkan di bulan September 2016, Pre5G Massive MIMO telah dioperasikan secara komersial oleh operator telekomunikasi Jepang Softbank. Ini menjadi pertama di dunia di mana Massive MIMO system dijalankan secara komersial, '' ungkap Francis Zhu, Director of Strategic Marketing ZTE Corporation.

Selain teknologi 5G, ZTE sendiri telah memamerkan solusi IoT yang baru yang berdasarkan Narrowband-IoT (NB-IoT), serta mendemonstrasikan Smart Parking, Metering, Lighting dan Water Pollution Control pada event Mobile World Congress 2017 di Barcelona lalu. ''ZTE menjadi pelopor inovasi di bidang network virtualization dan teknologi cloud network architecture yang membantu para opertor dalam meningkatkan infrastruktur jaringan mereka, fungsi dan operasi dari jaringan operator,'' kata Tu Jiashun, VP of ZTE Core Network Product Line.

Dalam event ini juga dilakukan penandatanganan Memorandum of Understanding (MOU) antara Telkom dengan ZTE mengenai Joint Innovation Center yang diwakili oleh Mr. Bai Jie, Marketing Director ZTE Indonesia dan Telkom yang diwakili oleh Bapak Komang Budi Aryasa, Deputy EGM Research & Big Data. (dew) 

 


TOPIK BERITA TERKAIT: #teknologi #bisnis 

Berita Terkait

Biaya Melonjak, Mekanisasi Perkebunan Tebu Mendesak

Nasional

Setiap Generasi Beda Teknologi

Tekno

IKLAN