Rabu, 21 November 2018 01:04 WIB
pmk

Bang JAPAR Siap Mengawal Aksi 5 Mei 2017

Redaktur:

INDOPOS.CO.ID -  Ketua Umum Kebangkitan Jawara dan Pengacara (Bang JAPAR) Fahira Idris menginstruksikan kepada semua anggota Bang JAPAR untuk ikut terlibat aktif bersama ummat Islam dalam aksi tersebut. Bukan hanya itu Ketum Bang JAPAR juga memanggil seluruh anggotanya untuk turun langsung mengamankan Aksi 5 Mei 2017 agar berjalan baik dan kondusif. 

Pada Pilkada DKI Jakarta Bang JAPAR berhasil menjaga wilayah, TPS dan warga untuk nyaman dan tenteram dalam memilih paslonnya. Untuk itu karena berhasil di Pilgub, sekarang ingin dibuktikan bahwa aksi  besok 5 Mei 2017 Bang JAPAR kembali ambil bagian dari Tim Keamanan di Lapangan, agar para ulama, para santri, jamaah dan warga yang akan berorasi bisa menyampaikan dengan baik dan tertib. 

"Malam ini saya instrusikan untuk buat Posko di Lapangan dekat lokasi Aksi besok di seputaran Mahkamah Agung RI,” ujarnya dalam keterangan tertulis kepada media, Kamis (4/5).

Fahira juga menegaskan dukungannya terhadap aksi yang akan dilaksanakan pada Jum'at (5/5) nanti,  Bang JAPAR kata dia, akan mendukung majelis hakim agar dengan berani berdasarkan nurani yang merdeka menghukum Basuki T. Purnama atau Ahok dengan pasal Penodaan Agama, melebihi tuntutan jaksa penuntut umum.

“Pada aksi sebelumnya kami menggunakan bendera Bang JAPAR, Seragam Hitam, berpeci dan bersorban, tak lupa rompi Bang JAPAR.  Saat ini dengan Bendera Komando Bang JAPAR Kami konsisten dengan perjuangan mengawal dan mengamankan sampai tuntas kasus penistaan agama yang dilakukan terdakwa Basuki T. Purnama atau Ahok,” katanya.

Fahira menjelaskan, Bang JAPAR sudah berkoordinasi dengan simpul-simpul gerakan aksi 212 dari eksponen warga Muhammadiyah. Insya Allah, kata dia, alumni 212 akan kembali hadir ke Jakarta memenuhi panggilan nurani.

Fahira menambahkan, sebagaimana aksi 212 tentunya Bang JAPAR menanti segenap saudara-saudara umat Islam dari Sumatra, Kalimantan, Sulawesi, dan seluruh Pulau Jawa.

“Bersama kita buktikan bahwa kasus penistaan agama ini bukan komoditas Pilkada DKI tapi murni kasus hukum yang harus ditegakkan layaknya penista agama yang lain. Jika tak sanggup berlaku adil, maka kembalikan saja amanah rakyat itu,” ujarnya. (rmn/jpg)


TOPIK BERITA TERKAIT: #bang-japar #aksi-5-mei #mahkamah-agung 

Berita Terkait

IKLAN