Liga Inggris

Jamu Middlesbrough, Chelsea Siap Gas Pol

Redaktur:
Jamu Middlesbrough, Chelsea Siap Gas Pol - Liga Inggris

Foto: premierleague.com

INDOPOS.CO.ID - Cesar Azpilicueta pernah merasakan betapa frustasinya main pada Senin malam. Musim lalu, Azpilicueta tak pernah absen dalam tiga laga Premier League Chelsea yang main pada Senin malam waktu setempat, atau Selasa dini hari WIB. Dave, begitu dia disapa, sering gagal mengantar Chelsea menang.

Tiga laga Senin malam, dua kali klub berjuluk The Blues tersebut meraih hasil imbang, dan satu laga sisanya mereka tumbang di tangan Leicester City yang pada akhir musim sukses jadi juara Premier League. Nah, akankah kutukan Senin malam tersebut berlanjut di Stamford Bridge, London, dini hari nanti WIB?

Tepatnya saat Gary Cahill dkk menjamu Middlesbrough (Siaran Langsung beIN Sport 1 pukul 02.00 WIB). ''Kami tinggal sedikit lagi, meski masih ada empat laga yang harus kami jalani. Fokus kami ada pada Middlesbrough,'' ungkap Azpilicueta seperti dikutip di situs resmi klub.

Ya, asalkan tidak terganggu dengan kutukan laga Senin malam, Chelsea akan selangkah lagi menuju pesta juara Premier League. Apalagi, 94 jam sebelumnya Tottenham Hotspur yang selalu jadi penguntit sudah takluk di tangan West Ham 0-1 (6/5). Artinya, dengan melanjutkan dominasi atas Boro, maka gap tujuh poin tetap terjaga.

Dan, dengan bermodal gap tujuh poin itu, cukup mengalahkan West Bromwich Albions di The Hawthorns pada Jumat malam waktu setempat (12/5), pesta takkan terelakkan. Apapun hasil Spurs kala menjamu Manchester United pada Minggu sore waktu London (14/5), tak bisa menunda pesta juara Chelsea.

Mudahkah itu? Ingat, selain kutukan Senin malam, grafik performa klub-klub yang ada di zona degradasi jelang pekan-pekan terakhir Premier League ini mulai meningkat. Salah satu contohnya Swansea City. The Swans, julukannya, mengejutkan dengan unbeaten kala melawan klub top seven.

Setelah mengimbangi Manchester United 1-1 di Old Trafford (30/4), Everton dibekuk 0-1 akhir pekan kemarin (6/5). Boro pun punya potensi itu. Pekan lalu, Ben Gibson dkk menahan Manchester City 2-2. Saat bertandang, Boro pun dua kali menahan klub enam besar. Mulai dari menahan Arsenal 0-0 (22/10) dan City 1-1 (5/11).

Motivasi lain, kalah di Stamford Bridge, maka Boro akan menyusul Sunderland turun ke kasta kedua musim depan. ''Boro kesulitan untuk menghindari degradasi, kami harus siap untuk  itu, siap untuk bertarung, siap untuk mencari jalan yang tepat agar bisa mendapatkan tiga angka atas mereka,'' kata pelatih Chelsea Antonio Conte dikutip ESPN.

Chelsea kudu waswas dengan permainan bertahan dan menyerang balik Boro. Dari Boro yang awalnya main 4-3-3 saat awal laga, bisa jadi 3-5-2 dengan Adam Clayton, Adam Forshaw,  dan George Friend lebih menutup pertahanan bersama dengan Ben Gibson. Performa Gibson di jantung pertahanan sukses membuat Sergio Aguero dan Gabriel Jesus frustasi.

Itu yang jadi tantangan pemain-pemain menyerang seperti Diego Costa, Pedro atau Eden Hazard. Ketiganya yang bisa menjadikan Chelsea sebagai klub tersubur di Premier League, per laga bisa mencetak 2,11 gol. Hampir mirip dengan rerata gol per laganya ke gawang Boro pada setiap kali duelnya di satu dekade terakhir. Dari lima laga, 11 gol tercipta, rata-rata 2,2 gol.

Conte pun meminta pemainnya tak memikirkan itu. Kekalahan Spurs pun dia minta pada laga ini segera dilupakan anak asuhnya. ''Ekspektasi saya pada laga ini, kami memainkan suatu laga yang hebat. Karena ini laga yang sangat penting, kini dengan empat laga tersisa, ini sangat penting bagi kami untuk menang. Ini tak akan mudah,'' imbuhnya.

Conte masih menanti kondisi dua pemainnya, bek David Luiz dan N'Golo Kante. Kedua pemain itu sempat terkena cedera saat Chelsea menang 3-0 atas Everton pekan lalu (30/4). Luiz kelelahan, sedangkan Kante cedera paha. Luiz masih mungkin bisa bermain, kalau Kante absen Chelsea masih bisa menempatkan Nemanja Matic berpartner dengan Cesc Fabregas.

Terlepas dari persoalan yang dihadapi tuan rumah, Steve Agnew sebagai karteker pelatih Boro tak mau tren tanpa kalah anak asuhnya berakhir di Stamford Bridge. Agnew bicara dalam situs resmi klub pun sudah punya rencana untuk menyulitkan Chelsea. Dia menyebut cara yang dilakukan Sam Allardyce bersama Crystal Palace-nya ketika menodai Stamford Bridge, 1 April lalu perlu jadi pertimbangan.

Agnew meminta pemainnya mereduksi kebiasaan bola-bola panjangnya. Sebaliknya, dia meminta anak asuhnya berani melakukan penetrasi dengan bola-bola bawah menembus jantung pertahanan Chelsea yang terkenal paling kokoh musim ini. ''Tiap tim yang sukses mengalahkan Chelsea akan memerlukan kerja sangat keras. Kami bisa bicara tentang taktik dan formasi yang mereka miliki, intinya mereka mengerikan. Itulah yang ingin kami lakukan juga,'' sebut Agnew. (ren)

Baca Juga


Berita Terkait

Bola Dunia / Kutukan Nomor Punggung 9 di Chelsea dan Lazio

Bola Dunia / Lampard Sedikit Lagi Latih Chelsea

All Sport / Akhirnya Liga Inggris Tayang di TVRI

Bola Dunia / Maurizio Sarri Mudik ke Turin

Bola Dunia / Biar ke Madrid, Pogba Mogok Latihan


Baca Juga !.