Moto GP

Parpol Spanyol Desak MotoGP Tanpa Gadis Payung

Apa alasan mereka?

Redaktur: Redjo Prahananda
Parpol Spanyol Desak MotoGP Tanpa Gadis Payung - Moto GP

Gadis payung

INDOPOS.CO.ID- Gadis payung dalam setiap balapan MotoGP ternyata tidak selalu mendapat sambutan manis. Namun belakangan, para wanita seksi ini mendapat protes di berbagai negara

Termasuk, Spanyol salah satu negara penghasil pembalap MotoGP papan atas. Partai Politik Spanyol, Iniciativa per Catalunya Verds (ICV) bahkan telah mengajukan proposal kepada pemerintah kota Montmelo. 

Mereka mengusulkan agar tradisi umbrella girls di MotoGP Catalunya, 11 Juni nanti tanpa umbrella girl (gadis payung). Namun berbeda degan kasus di Jerez, ICV pantang menghilangkan  peran pembawa payung para pembalap MotoGP tersebut.

Pengelola hanya memperkenalkan kode tertentu dengan menyarankan agar pembawa payung bukan cuma perempuan saja, tapi juga melibatkan pria.

Namun demikian, untuk merealisasikan ide semacam ini, ICV memerlukan dukungan satu anggota dewan dari partai lain di Montmelo. Tentu, ini bukan perkara mudah  karena mereka harus melakukan pendekatan dengan otoritas di Kejuaraan Grand Prix Dorna Sports.

Juru bicara ICV, Jordi Manils mengungkapkan, peran umbrella girls di Sirkuit Catalunya tidak sesuai  dengan abad 21. “Mereka seharusnya mengedukasi, bukan malah menjadi sekadar ornamen dalam sebuah situasi,” jelas Jordi.

TAGS

Berita Terkait

All Sport / Luncurkan Motor untuk MotoGP 2019

All Sport / MotoGP 2019 Uji Pertama di Sepang

All Sport / Marquez Diperkirakan akan Uji Pertama di Sepang

All Sport / Malaysia Memulai Sejarah Grand Prix

All Sport / Diprediksi Pembalap Terkuat


Baca Juga !.