Liga Inggris

Macan Kemayoran Berbenah Diri Hadapi Bali United

Pelatih Persija Ajak Berlatih

Redaktur:
Macan Kemayoran Berbenah Diri Hadapi Bali United - Liga Inggris

Striker Persija Bambang Pamungkas

INDOPOS.CO.ID - Persija Jakarta terus berbenah diri jelang bentrok dengan Bali United di lanjutan ajang Liga 1 2017. Laga tersebut akan dihelat di Stadion Patriot, besok Minggu (21/5). Pelatih Persija, Stefano Cugurra, berambisi untuk meraih poin sempurna. Untuk itu, fokus dia adalah mempertajam strikernya dalam hal mencetak gol. Seperti yang diketahui, Persija hingga pekan ke-6 Liga satu masih kesulitan mencetak gol. Tercatat, mereka baru mengumpulkan empat gol dari enam laga terakhirnya.

"Ya kita harus evaluasi, kita belum cetak banyak gol di enam pekan ini. Terus kita mau bantu pemain untuk cetak gol, jadi kami akan fokus untuk latihan finishing. Kita yang penting striker dulu, harus benar-benar bisa memanfaatkan peluang. Kita juga fokus untuk bola-bola mati,” kata Teco, ketika ditemui di stadion Sutasoma, Rabu 17 Mei 2017.

Saat ini tim berjuluk Macan Kemayoran duduk di posisi ke-15 Liga 1, dengan koleksi lima poin. Ujian berat menanti mereka pada pekan ketujuh lantaran harus menghadapi tim yang saat ini tengah tampil bagus, Bali United. Mereka mengumpulkan lima poin dari enam laga. Masih banyak pekerjaan rumah yang harus dibenahi di Liga 1. Salah satunya adalah keributan di lapangan. Terakhir, pemain PS TNI, Manahati Lestusen terlibat pemukulan dengan pemain asing PSM Makassar, Marc Anthony Klok. Manahati mencekik leher Klok ketika laga berlangsung.

Pemain Persija, Jefri Kurniawan, mengaku Persija punya cara jitu untuk menghindari kejadian tersebut. Dia mengatakan jika dua pemain senior Macan Kemayoran, Ismed Sofyan dan Bambang Pamungkas menjadi sosok pembimbing untuk mengatur emosi skuat muda Persija.

“Dalam hal-hal sepele, mengingatkan pemain-pemain muda jangan melakukan yang macam-macam. Sedikit candaan, namun konteksnya serius biar kita bisa kontrol emosi. Bang Ismed dan Bang Bepe bikin candaan. Namun saya tahu itu omongan serius. Jadi pemain juga bisa kontrol emosi ketika di lapangan,” kata Jefri ketika ditemui di Stadion Sutasoma.

Selain tampil lebih solid, Persija juga dominan dan berhasil unggul melalui sepakan penggawa anyar, Bruno Lopes pada menit ke-37. Kendati begitu, Persija harus merelakan tiga poin yang sudah ada di depan mata lenyap. Gol dari Mohamed Sissoko pada menit ke-90 membuat laga berakhir imbang 1-1.

Jelang pertandingan tersebut, Teco kembali menggelar sesi latihan dengan lebih menitikberatkan pada penyelesaian akhir. Pasalnya, Persija baru menceploskan empat gol selama enam pekan kompetisi. “Kami harus evaluasi dari segi penyelesaian akhir karena Persija belum banyak mencetak gol di liga. Lalu kami dari tim pelatih mau membantu pemain untuk bisa mencetak gol pada pertandingan dan harus benar-benar fokus di latihan," ujar Teco.

Teco mengatakan bahwa semua penggawa Persija sudah kembali berlatih. Termasuk juga Novri Setiawan yang selama dua bulan terakhir berkutat dengan cedera. Meski demikian, Teco belum bisa memastikan apakah mantan penggawa Persebaya Surabaya itu bisa bermain pada pertandingan melawan Bali United karena faktor kebugaran menjadi patokan bagi Teco ketika menurunkan pemain.

Dia juga sudah berlatih dalam dua sesi, pagi hari dia latihan game kemudian sore harinya dia ikut latihan fisik. Sejauh ini tidak ada masalah karena dia sudah bergabung dengan tim. Latihan tentu penting, karena untuk mengasah kemampuannya karena sudah lama tidak mengolah bola. Namun, ketika Teco bersama penggawa Persija tengah berusaha keluar dari lubang jarum, ada faktor berat yang juga tengah dipikul oleh arsitek asal Brasil tersebut.

Striker Bali United, Irfan Bachdim, tetap mewaspadai efek kejut dari Persija Jakarta. Dia ingin rekan-rekannya tak anggap sebelah mata tuan rumah yang dalam performa menurun belakangan ini. Bali United memang bakal bertandang ke markas Persija. Mereka kini tengah dalam mental apik setelah menggunduli Borneo FC tiga gol tanpa balas pekan lalu. Hal berbeda justru dialami Persija. Macan Kemayoran tak bertaji dengan baru sekali menang dalam enam pekan awal.

"Namun, Persija masih bahaya. Mereka banyak pemain bagus. Mungkin sudah alami tiga kekalahan, tapi mereka tetap berbahaya. Kami memang optimistis nanti. Sebab, kami sudah bisa melawan Persipura dan Arema juga sudah bisa. Mudah-mudahan target kami tercapai," tandas dia.  (viv/kum/ies/tbc/jpg)

Baca Juga


Berita Terkait

Bola Lokal / Persija Jakarta Diperkuat 29 Pemain di Liga 1

Bola Dunia / Pelatih Persija Tak Sukai Hasil Pertandingan Lawan Binh Doung

Bola Dunia / Kurang Ngotot, Persija Harus Puas Berbagi Poin dengan Bacamex 

Bola Dunia / Turun Minum Skor Persija Vs Bacamex Tanpa Gol 

Ekonomi / Susul Persija, Bali United Jajaki IPO


Baca Juga !.