Politik

Suami Minta Irna Satu Periode Saja Menjabat Bupati Pandeglang

Redaktur:
Suami Minta Irna Satu Periode Saja Menjabat Bupati Pandeglang - Politik

Bupati Pandeglang Irna Narulita

INDOPOS.CO.ID -  Dimyati Natakusumah anggota DPR RI asal Partai Persatuan Pembangunan (PPP) meminta istrinya Irna Narulita hanya satu periode menjabat sebagai Bupati Pandeglang. Dia khawatir istrinya lupa diri termasuk tidak bisa menjalankan fitrahnya sebagai istri jika terlalu lama menjabat bupati.

”Jadi isteri saya menjabat Bupati Pandeglang hanya periode 2016-2021. Cukup satu periode saja menjadi Bupati Pandeglang,” ujarnya, kemarin (21/5). Itu dia ungkapkan saat tampil sebagai  pembicara Sosialisasi 4 Pilar Kebangsaan dan Bernegara di Aula Rumah Makan S Rizki Pandeglang yang juga miliknya.

Ungkapan Dimyati itu dilakukan di hadapan puluhan Kepala UPTD Pendidikan se-Kabupaten Pandeglang, tokoh masarakat, ulama  dan Kepala Dinas Pendidikan (Disdik) Pandeglang, Salman Sunardi, termasuk beberapa mantan Kepala Disdik di Padeglang. Dalam kesempatan itu, Dimyati yang juga Sekjen PPP versi Djan Faridz ini meminta sebaiknya Irna dan Tanto hanya satu periode menjabat sebagai Bupati dan Wakil Bupati Pandeglang.

Sebab, tanggungjawab sebagai bupati dan wakil bupati sungguh berat. Bahkan saking sibuknya menjalankan roda pemerintahan, menurt Dimyati juga, sampai hampir lupa bersilaturahmi dengan para ulama. Selain itu, jika istrinya terlalu lama berkuasa, dirinya merasa khawatir Irna takut jadi Atut Chosiyah yang terjerat kasus korupsi.

Namun demikian Dimyati berharap seluruh warga Pandeglang tetap konsisten mendukung Irna hingga melaksanakan tugasnya sampai akhir periode masa jabatannya. ”Semoga Pemkab Pandeglang mengubah gaya dan cara pengayoman dan pendekatan, agar yang paling prioritas tetap masyarakat,” cetus juga anggota DPR asal Dapil Pandeglang ini.

Dia juga berharap, Pemkab Pandeglang punya renstra (rencana strategis) dan sasaran target prioritas pembangunan yang terprogram untuk mensejahterakan masyarakat. ”Salah satunya membangun rumah sehat untuk setiap keluarga pra sejahtera,” tuturnya juga.

Menanggapi kritikan sang suami, Irna Narulita tidak banyak berkomentar. Dia mengaku lebih memilih fokus bekerja. ”Ibu (begitu Irna menyebut dirinya, Red) enggak mikirin macam-macam. Ibu sekarang fokus kerja kerja kerja, buktikan dengan kerja keras untuk majukan Pandeglang,” tegasnya.

Terpisah, penggiat antikorupsi Banten, Uday Suhada menyatakan kepemimpinan Irna dan Tanto selama ini belum menjawab kebutuhan dasar warga Kabupaten Pandegalang. ”Siapa pun bisa melihat, jangankan di pelosok wilayah selatan Pandeglang yang selama ini tertinggal, di perkotaan saja infrastrukur jalan yang jadi tanggungjawab Pemkab Pandeglang amburadul,” terang salah satu tokoh masyarakat Pandeglang ini.

Uday yang juga peneliti di lembaga survey Saiful Mujani Research and Consulting (SMRC) ini juga mengaku miris saat membaca statement Irna Narulita yang mengaku sudah capek melayani keluhan   warganya melalui media sosial. ”Melayani keluhan masyarakat saja mengaku capek, apalagi membangun daerah. Rakyat Pandeglang butuh pemimpin bermental baja, bukan bermental kerupuk,” tegas juga Direktur Eksekutif Aliansi Independen Peduli Publik (ALLIP) ini.(yas)

 

TAGS

Baca Juga


Berita Terkait

Politik / Kepala Daerah Maju Cawapres Harus Seizin Presiden

Politik / Kampanye Gelap Sukar Terjadi Jelang Pencoblosan

Nasional / Tender Sosialisasi Pilkada Kota Tangerang Diduga Sarat Kolusi

Nasional / Mendagri Didesak Kabulkan Permintaan Plt Bupati Lampung Utara


Baca Juga !.