Selasa, 20 November 2018 03:14 WIB
pmk

Basket NBA

Membalikkan Semua Prediksi, Celtics Empaskan Cavaliers di Game Ketiga

Redaktur:

Forward dari Tim Boston Celtics berebut bola basket dengan lawannya dari tim Cleveland Cavaliers dalam lanjutan ajang basket NBA.

INDOPOS.CO.ID - Bola itu bundar. Pertandingan olahraga bukan ilmu pasti. Kalimat-kalimat tersebut klise. Tapi game ketiga final wilayah timur NBA antara Boston Celtics kontra tuan rumah Cleveland Cavaliers kemarin membuktikan bahwa yang klise ternyata masih berlaku.

Yaps, datang dengan kekalahan 0-2 di dua game pertama, plus kehilangan bintang utama Isaiah Thomas di sisa musim lantaran cedera pinggul, Celtics seakan tidak dilirik sama sekali mampu mencuri kemenangan dramatis di Quicken Loans Arena, Senin (22/5) WIB. Tapi, ternyata tim asuhan Brad Stevens membalikkan semua prediksi.

Point guard Marcus Smart yang menggantikan Thomas tampil apik dengan mencetak 27 poin. Dan akhirnya, tembakan tiga angka Avery Bradley saat pertandingan tersisa 0,1 detik memastikan kemenangan dramatis Celtics 111-108 atas tuan rumah. Bagi Celtics ini memang dramatis. Namun, bagi Cavaliers kekalahan kemarin terasa tragis. Pasalnya, tuan rumah sudah sempat unggul jauh sampai 21 poin di kuarter ketiga.

“Kami memutuskan bertanding dan terus berjuang. Kami tidak pernah menganggap kami telah tersingkir,” ucap Bradley dilansir ESPN.

Bradley kemarin juga hot dengan dengan mengemas 20 poin dan 4 assist. Kemenangan Celtics juga didukung performa buruk Cavaliers di paruh terakhir pertandingan. Akurasi tembakan tiga angka mereka terjun bebas. Dari mengemas 10 dari 15 tembakan (first half), menjadi hanya mencetak 2 dari 17 kali percobaan di kuarter ketiga dan keempat.

Bintang utama mereka LeBron James bahkan hanya mengemas tiga poin di second half. Secara keseluruhan, laga kemarin menjadi salah satu pertandingan terburuk MVP NBA empat kali tersebut dengan total hanya mengemas 11 poin. Point guard Kyrie irving dan power forward Kevin Love malah lebih tokcer dengan masing-masing mencetak 29 dan 28 poin.

Di 16 menit terakhir pertandingan, LeBron bahkan gagal mencetak satu poin pun (0-6). “Dia juga manusia. Jadi dia pasti juga pernah melewati malam yang seperti ini” ucap Tyronn Lue, head coach Cavaliers menanggapi performa LeBron.

Saat Cavaliers gembos, Celtics malah menggila. Mereka melesakkan 11 dari 22 percobaan tembakan tiga angka di second half. Tembakan jarak jauh Smart jadi yang paling ampuh dengan mencetak 7 dari 10 kali percobaan. “Setiap pemain memutuskan turun dengan level lebih tinggi malam ini. Terutama setelah saudara kami (Isaiah Thomas) harus pergi (karena cedera),” ucap Smart. “Cinta dan dukungan kami selalu untuknya. Kami terus berjuang. Setiap orang mencoba menggantikan perannya,” tambah pemain 23 tahun itu.

Game keempat masih akan berlangsung di Quicken Loans Arena. Laga tersebut akan dilaksanakan pada Rabu. Cavaliers harus bangkit jika tidak mau malu untuk kali kedua. (irr/tom)

Hasil Senin (22/5)

Celtics vs Cavaliers           111-108

(Cavaliers unggul 2-1)

*Tuan rumah disebut terakhir

*Playoff menggunakan sistem best of seven


TOPIK BERITA TERKAIT: #basket-nba 

Berita Terkait

Defense LeBron Jadi Pembeda

Basket NBA

Hengkang dari New York Knicks, Melo ke Thunder

Basket NBA

Trade Terbesar Irving-Thomas Bermasalah untuk Game

Basket NBA

Leonard Tidak Dianggap Bintang Basket

Basket NBA

LeBron Berpeluang Gabung Lakers

Basket NBA

Performa Drummond Buruk, Wiggins Mencuat

Basket NBA

IKLAN