Kamis, 22 November 2018 01:27 WIB
pmk

Moto GP

Usai Menangis, Rossi Ogah Meratapi Kegagalan

Redaktur:

Valentino Rossi

INDOPOS.CO.ID - Pembalap Movistar Yamaha, Valentino Rossi, tak mau terus meratap usai terjatuh di MotoGP Prancis akhir pekan lalu. Dia ingin menatap terus ke depan. Balapan di Sirkuit Le Mans itu memang menjadi petaka bagi Rossi. Awalnya, dia tampil cukup apik sampai berduel dengan Maverick Vinales di lap ke-26.

Akan tetapi, pembalap 38 tahun itu melakukan kesalahan fatal saat berusaha menyalip Vinales. Dia tak bisa mengontrol kecepatannya hingga akhirnya terjatuh saat balapan tersisa beberapa tikungan saja. “Jelas memang saya sangat kecewa. Penyesalan memang diucapkan setelah kejadian itu. Saya tak dapat apa-apa dari sana,” ungkap Rossi dikutip Crash.

Kendati demikian, Rossi tak mau terus meratap. Dia menargetkan kemenangan saat menatap MotoGP Italia. Apalagi, Rossi punya rekor bagus di kampung halamannya itu. Dia pernah juara di Mugello tujuh musim beruntun. Namun memang, sejak 2010 pembalap Spanyol justru menguasai MotoGP Italia. “Saya akan terus menatap ke depan. Jujur, saya cukup percaya diri, karena apa? Saya puas dengan kecepatan akhir pekan kemarin,” tandas dia.

Seperti diketahui, usai jatuh di Le Mans, Valentino Rossi selama beberapa saat menundukkan wajah sangat dekat ke atas motornya. Ia memang sedih sekali. Rossi sebenarnya tampil prima di MotoGP Prancis, Minggu (21/5), dan bahkan sempat memimpin balapan menjelang akhir. Tapi rider Movistar Yamaha itu bernasib nahas di putaran terakhir.

Diawali dengan kegagalannya mempertahankan posisi terdepan usai disalip Maverick Vinales, rekan setimnya, Rossi setelah itu malah terjatuh dari motornya. Semangat Rossi untuk memulai lagi sebenarnya masih menyala karena ia tampak hendak berusaha melajukan motornya lagi. Tapi M1 yang ia tunggangi sudah "menyerah".

Menghadapi keadaan itu, Rossi pun akhirnya pasrah. Rider Italia itu lantas turun dari tunggangannya dan kemudian menundukkan wajahnya sangat dekat ke badan motor. Kamera juga sempat menyorot seorang suporter kecil fans The Doctor yang ikut bersedih, dengan mata sembap kemerahan.

Dalam posisi terdepan meraih kemenangan, Rossi justru gagal ginis sehingga harus menerima kenyataan tidak dapat poin tambahan. Hal itu juga membuatnya mesti merelakan tergeser dari posisi pemuncak klasemen sementara ke posisi tiga.

“Sangat disayangkan pulang tanpa poin. Pertama-tama saya sangat menyesal kehilangan kesempatan meraih kemenangan dan juga kehilangan posisi puncak klasemen karena kalah poin. Buat saya, itu masih menjadi sebuah akhir pekan bagus karena saya tangguh. Kini kami harus mulai memikirkan sirkuit berikutnya, saya harap bisa melaju di sana seperti yang saya lakukan di sini. Saya berharap bisa terus (tangguh) seperti ini,” ujar Rossi di MotoGP.com. (ies/dts/JPG)


TOPIK BERITA TERKAIT: #motogp 

Berita Terkait

IKLAN