Selasa, 13 November 2018 11:25 WIB
pmk

Liga Champions

Zidane Mengusir Kutukan Final Liga Champions

Sang juara bertahan selalu gagal merebut gelar dua kali beruntun
Redaktur: Redjo Prahananda

Pelatih Real Madrid, Zinedine Zidane

Zidane Mengusir Kutukan Final Liga Champions

INDOPOS.CO.ID - Zinedine Zidane dan Real Madrid berpeluang mencetak rekor di Final Liga Champions musim 2016/17, Minggu akhir pekan nanti. Madrid berpotensi mempertahankan dua gelar beruntun.

Pada Final Liga Champions 2017 ini, Madrid berjumpa Juventus dalam laga di Cardiff City, Sabtu, (3/6) atau Minggu dinihari WIB. 

Meski berada di atas angin, Zidane perlu waspada. Terutama dengan mitos, sang juara bertahan gagal mempertahankan gelar menghantui Los Blancos. Zidane mengantarkan Madrid merebut gelar Liga Champions musim 2016 setelah di final mengalahkan Atletico Madrid melalui adu penalti.

'Zizou' mempersembahkan gelar Liga Champions, baik sebagai pemain dan pelatih untuk Los Galacticos.  Zidane merebut gelar Liga Champions sebagai pemain pada 2002.

Sejak kejuaraan Eropa ini menggunakan format Liga Champions pada 1992, belum pernah ada tim mampu mempertahankan gelar dua musim beruntun.

Sebelum Madrid menorehkan prestasi ini,  AC Milan, Ajax Amsterdam, Juventus, dan Manchester United (Man. United) nyaris mempertahankan gelar Liga Champions dua musim beruntun, namun gagal.

Bagi eks-pemain legenda Juventus ini, kemenangan di ajang Liga Champions musim ini sangat penting. Pelatih asal Prancis ini cuma membutuhkan satu laga lagi untuk bergabung dalam jajaran 20 pelatih dengan gelar Liga Champions. Selain itu, Zidane juga pernah merasakan gelar Serie A dan Piala Super Eropa bersama Juventus pada 1996.

Mahkota Juara Eropa ke-12 untuk Real Madrid sekaligus menegaskan kembali status mereka sebagai raja Eropa karena meraih gelar Liga Champions ketiga dalam empat musim terakhir.

Zidane enggan terpengaruh dengan mitos di laga final Liga Champions musim ini. Dia optimistis, kerja keras pemain berbanding lurus dengan hasil di atas lapangan.

"Saya adalah pelatih, itu berarti saya telah melakukan sesuatu dengan benar, tapi semua orang di skuat ini melakukan pekerjaan  luar biasa," kata Zidane setelah Real menyingkirkan Atletico Madrid di semifinal liga Champions.


TOPIK BERITA TERKAIT: #real-madrid #juventus #final-liga-champions #liga-champions 

Berita Terkait

Bukan Striker Bengal

Indosport

Indiecito Layak Duduk di Kursi Panas

Indosport

Terima Kasih, Alvarez

Liga Champions

Abaikan Aksi Songong Mou

Liga Champions

Hanya Mou yang Abaikan Benzema

Total Football

Melilla vs Real Madrid, Dua Pekan untuk Solari

Total Football

IKLAN