Rabu, 21 November 2018 09:27 WIB
pmk

Liga Italia

Totti Alirkan Banjir Air Mata di Olimpico

Redaktur:

INDOPOS.CO.ID – Kesedihan dan rasa haru kental terasa di laga perpisahan Sang Pangeran Francesco Totti. Hampir semua yang hadir di Stadion Olimpico, Roma, Italia menitikkan air mata saat Totti berpamitan. Setelah 25 tahun membela panji AS Roma, Totti memainkan pertandingan terakhirnya pada Minggu (28/5) malam WIB. Di laga giornata 38 Serie A melawan Genoa itu, Totti masuk di awal babak kedua sebagai pemain pengganti. Usai pertandingan, Roma menggelar sebuah seremoni untuk Totti. Sebuah kaus raksasa dengan nomor 10 terbentang di tengah lapangan. Sementara seantero stadion para penonton memegang nomor yang sama sambil mengangkatnya tinggi-tinggi ke udara.

Begitu kembali ke lapangan usai masuk ke ruang ganti setelah pertandingan, Totti sudah disambut semua pemain Roma dan staf. Saat memeluk istri dan ketiga anaknya yang juga ada di sana, Totti tak bisa lagi menahan air matanya. Bersama keluarganya, Totti kemudian berjalan mengelilingi stadion sambil memberi salam kepada suporter yang memenuhi Olimpico. Beberapa kali Totti tampak berhenti sambil meresapi momen yang tengah ia lewati.

Suporter Roma pun menangis. Kamera televisi menangkap kesedihan mereka yang hadir di Olimpico hari itu. Sejumlah pemain Roma juga tak bisa menyembunyikan emosinya. Daniele De Rossi yang biasanya tampil garang di atas lapangan pun tak kuasa menitikkan air mata. "Ada orang-orang yang tidak normal. Ada karier yang tidak normal. Saya melihat sebuah spanduk yang bertuliskan 'pertarungan sesungguhnya melawan sepakbola modern adalah memakai seragam yang sama selama 25 tahun," ucap De Rossi. De Rossi lantas berkisah, setelah 16 tahun, ia akan masuk ke ruang ganti dan kini ia tidak akan ada di ruang yang sama. Itu tidak akan mudah.

Totti menutup kariernya di Roma sebagai pemegang rekor penampilan terbanyak (786) dan pencetak gol terbanyak (307). Selama membela tim berjuluk Serigala Ibukota itu, Totti memenangkan satu scudetto pada 2001, dua Coppa Italia, dan dua gelar Piala Super Italia.

Totti menjalani laga terakhirnya bersama Roma dengan jadi pemain cadangan saat menjamu Genoa di Stadion Olimpico, Minggu (28/5). Ia baru tampil di menit ke-54 menggantikan Mohamed Salah. Mengenakan jersey bernomor 10 spesial, yang dibubuhi kalimat 'Una squadra per la vita' atau yang artinya 'satu tim untuk selamanya', Totti mendapat sambutan meriah dari seisi stadion. Selepas pertandingan yang dimenangkan Roma 3-2, Totti menyampaikan pidato perpisahannya kepada Romanisti.

"Terlahir menjadi orang Roma dan Romanisti adalah suatu keistimewaan. Menjadi kapten tim ini adalah suatu kehormatan," ucap Totti sebelum mengakhiri pidatonya. "Kamu adalah --dan akan selalu menjadi-- hidupku. Aku tidak akan lagi menghiburmu dengan kakiku, tapi hatiku akan selalu ada denganmu.

Sekarang, aku akan menuruni tangga dan memasuki ruang ganti yang menyambutku sebagai anak kecil dan pergi meninggalkannya sebagai seorang pria. Aku bangga dan senang bisa memberimu cinta selama 28 tahun. Aku cinta kamu," tutup pidato Totti yang dikutip di situs resmi klub.

Totti hanya bermain untuk Roma sepanjang kariernya. Bermain sejak usia 16 tahun, ikon klub tersebut sudah menorehkan berbagai rekor. Totti jadi pemain dengan penampilan terbanyak di Roma dengan 786 penampilan dan top skorer klub sepanjang masa dengan torehan 307 gol. Satu gelar Serie A dia persembahkan pada musim 2000-2001. Musim ini, merupakan tahun terakhir dalam kontrak Totti. Belum jelas ke mana sang kapten akan meneruskan kariernya, namun klub sudah memberinya tawaran sebagai direktur klub.

Ucapan salut diberikan tak hanya oleh rekan setim, melainkan juga mereka yang pernah menjadi lawan Totti. Kiper Arsenal Petr Cech turut menyampaikan salam perpisahannya via akun Twitter. Cech pernah berhadapan dengan Totti sewaktu membela Chelsea.

Begitu pun Barcelona. Klub asal Catalan itu mengunggah foto Totti bertukar jersey dengan Lionel Messi. Bahkan suporter rival abadi Roma, Lazio, memberikan penghormatan. Tim lainnya yakni AC Milan ikutan melepas kepergian Totti dengan memberi standing ovation di San Siro.

Dari Madrid, bek sekaligus kapten Real, Sergio Ramos, memberikan kesannya mengenai Totti. Pemain 40 tahun disebut jelas ada dalam daftar pemain terbaik. "Saya pikir Totti tak akan mempunyai masalah bermain di klub besar lain. Dia terlahir sebagai pencetak gol dan pemain hebat selalu menemukan cara untuk menyatu dengan tim," kata Ramos di Soccerway.

"Saat dibuat daftar pemain terbaik sepanjang masa, Totti jelas akan ada di sana. Saya sangat yakin dia akan diingat sebagai salah satu yang terhebat," imbuhnya. Saat membela Roma, Totti sedikitnya enam kali berhadapan dengan Madrid di ajang Liga Champions. I Lupi kalah empat kali dan menang dua kali. (cx)


TOPIK BERITA TERKAIT: #as-roma #liga-italia 

Berita Terkait

Bukan Striker Bengal

Indosport

Badai Bikin Tuan Rumah Gigit Jari, Genoa 1 vs Napoli 2

Liga Italia

El Faraon Pembeda

Liga Italia

Kontra Juventus, Don Carlo Dibikin Pusing Tujuh Keliling

Liga Italia

Jamu Fiorentina, Inter Siap Kikis Ancaman Trio Terlaris

Liga Italia

Jadwal Lengkap Pekan Keenam Serie A 2018-2019

Liga Italia

IKLAN