Sabtu, 17 November 2018 10:41 WIB
pmk

Formula 1

Semua Ingin Lihat Alonso Menang, Tapi Kutukan Honda Menimpanya

Redaktur:

IRONIS: Fernando Alonso sempat memimpin 27 putaran di Indy 500 perdananya. Sayang, seperti yang sering dia alami di F1, mesin Honda-nya mengepulkan asap dan mengakhiri kiprahnya

INDOPOS.CO.ID - Kutukan mesin Honda sepertinya mengikuti Fernando Alonso ke mana pun dia pergi. Sejak 2015, sang juara dunia dua kali berulang kali dibuat frustrasi dengan ketahanan atau performa mesin McLaren-Honda yang mengecewakan. Absen dari F1 dan menjajal Indy 500, masalah yang sama ikut menghadang.

Tampil bersama McLaren Honda Andretti (kolaborasi McLaren-Honda dengan Andretti Autosport), Alonso merupakan sorotan utama di Indianapolis dalam dua pekan terakhir. Pembalap 35 tahun itu mampu memukau, tidak sedikit pun membuat kesalahan selama latihan, kualifikasi, bahkan lomba.

Minggu lalu (28 Mei, kemarin dini hari WIB), Alonso memukau lebih dari 300 ribu penonton di Indianapolis Motor Speedway, secara konsisten tampil di barisan terdepan. Bintang asal Spanyol itu bahkan sempat memimpin sebanyak 27 putaran, dan memposisikan diri sebagai salah satu kandidat juara di fase-fase menentukan lomba.

Dasar nasib, pufffff, mesin Honda-nya meletus saat berada di urutan ketujuh, hanya 21 putaran menjelang finis. Mobilnya berhenti di sisi lintasan, dan Alonso keluar disambut standing ovation dan aplaus luar biasa dari hampir semua penonton.

Walau jelas kecewa, Alonso puas dengan performa pribadinya. “Ini pengalaman luar biasa. Saya datang ke sini untuk membuktikan kepada diri sendiri. Saya tahu saya bisa secepat siapa pun di F1, tapi saya tidak tahu apakah saya bisa secepat itu juga mengendarai IndyCar. Senang rasanya bisa begitu kompetitif, memimpin Indy 500,” paparnya seperti dilansir Autosport.

Dengan mantap, Alonso merasa yakin bisa mengejar kemenangan. Mobilnya sangat cepat, sangat mampu meraih juara. Terbukti, rekan setimnya Takuma Sato jadi juara. Bos McLaren-Honda, Zak Brown, menegaskan itu.

“Saya kira dia akan sangat dekat dengan kemenangan. Melihat hasil akhir lomba dan cara Alonso melaju, dengan mudah kita bisa bilang bahwa dia mampu dan seharusnya menang. Dia benar-benar luar biasa, sama sekali tidak membuat kesalahan”, paparnya.

Brown menegaskan lagi, Alonso adalah tontonan utama Indy 500 2017. “Semua orang begitu excited. Anda bisa merasakan kehebohannya. Saya kira semua ingin melihat dia menang. Saya yakin Alonso sangat menikmati ini,” katanya.

Ya, Alonso memang sangat menikmati ini. Sekarang dia makin penasaran dengan Indy 500. Apalagi dia punya mimpi memenangi tiga lomba utama dunia (triple crown): Grand Prix Monaco, Indy 500, dan Le Mans 24 Jam.

Alonso berjanji akan kembali, tinggal menunggu kapan kesempatan itu tiba. Tergantung pula dengan situasinya di F1, apakah dia mampu mendapatkan tim kompetitif tahun depan. “Saya ingin terus mengejar tantangan ini. Karena saya belum berhasil memenangi Indy 500,” pungkasnya. (aza/jpg)


TOPIK BERITA TERKAIT: #f1 #balap-mobil 

Berita Terkait

IKLAN