Kamis, 22 November 2018 03:33 WIB
pmk

Moto GP

Mugello Selalu Didominasi Rider Spanyol, Rossi Diragukan Ikut Berkompetisi

Redaktur:

Valentino Rossi

INDOPOS.CO.ID - Akhir pekan ini seri balapan MotoGP 2017 akan dihelat kembali di Mugello, Italia. Namun ini rupanya tempat rider-rider Spanyol sedang mendominasi kemenangan di kelas primer. Mugello bersiap untuk menggelar grand prix ke-32 di sirkuit tersebut, dengan 27 di antaranya terjadi secara berturut-turut semenjak 1991.

Dalam tujuh musim terakhir, podium teratas kelas primer di Mugello senantiasa dipijak para rider berkebangsaan Spanyol. Kali terakhir rider non-Spanyol yang bisa menang di Mugello adalah Casey Stoner (Australia) pada 2009.

Semenjak itu kemenangan MotoGP Italia di Mugello diraih oleh Jorge Lorenzo (lima kali, termasuk dua musim terakhir), dan Marc Márquez dan Dani Pedrosa (masing-masing satu kali). Boleh jadi kecenderungan itu berlanjut akhir pekan ini, menilik pada fakta bahwa lima seri balapan MotoGP 2017 sejauh ini juga memunculkan rider-rider Spanyol sebagai pemenang; Maverick Viñales (tiga kali), dan Marquez dan Pedrosa (masing-masing satu kali).

Dominasi para rider Spanyol di MotoGP 2017 sejauh ini sendiri turut berkaitan dengan besarnya probabilitas, mengingat dari 24 rider yang tampil di kelas primer nyaris separuhnya (10 rider) berkebangsaan Spanyol. Tapi tentu saja kemunculan nama Vinales, Marquez, dan Pedrosa sebagai pemenang pun tak lepas dari kelihaian balap mereka plus sokongan dari motor sebuah tim pabrikan.

Kembali bicara mengenai Mugello, statistik MotoGP.com setidaknya memperlihatkan pemenang paling sering di sana (pada seluruh kelas) bukanlah orang Spanyol melainkan dari Italia sendiri. Siapa lagi jika bukan Valentino Rossi, dengan total sembilan kemanangan; masing-masing sekali di kelas 125cc dan 250c, plus tujuh kemenangan beruntun kelas primer (2002-2008).

Sayangnya peluang Rossi untuk ikut berkompetisi diragukan. Walau  pun dokter Rumah Sakit Ospedale Infermi, Rimini, Italia, membantah kalau Rossi harus beristirahat sejenak. Mereka tak melarang pembalap Movistar Yamaha itu untuk tampil di Italia.

Sebelumnya, Rossi dilarikan ke rumah sakit akibat kecelakaan motocross di Italia. Dia terjatuh dan dilarikan ke Rumah Sakit di Rimini, Italia. Pembalap 28 tahun itu didiagnosis mengalami trauma ringan pada toraks dan sakit di bagian dada. Tapi, tidak ada luka serius yang dideritanya.

Ada kabar bahwa pembalap Italia itu tak bisa menjalani persiapan menyambut MotoGP Italia, 4 Juni mendatang. Namun, hal itu dibantah tim dokter rumah sakit. “Kami tidak berhak menentukan masa depan Rossi. Kami juga tidak pernah mencegahnya. Hanya saja dia harus mengontrol kondisinya dan masih harus kami pantau," jelas dokter yang menangani Rossi dikutip Repubblica.

Rossi sendiri saat ini sudah pulang dari rumah sakitsetelah dirawat selama semalam. Dia diperbolehkan keluar dari rumah sakit setelah hasil tes diagnostik rutinnya memperlihatkan hasil positif.

Sementara rider Ducati Corse, Jorge Lorenzo, menyatakan kalau dirinya dan Rossi, mantan tandemnya di Movistar Yamaha, bisa saja kembali akur bila keduanya tengah lepas dari pekerjaan mereka di dunia motorsport. Sembilan musim membela panji Yamaha, Lorenzo menghabiskan tujuh musim di antaranya sebagai rekan setim Rossi.

Sudah jadi rahasia umum kalau rivalitas keduanya amat sengit, baik di lintasan maupun saat konfrensi pers misalnya, di mana psywar sudah jadi hal yang biasa. Lorenzo yang berusia delapan tahun lebih muda, juga menyadari dirinya selalu dibanding-bandingkan dengan The Doctor.

Selama bertandem dengan Rossi, Lorenzo juga dikenal sebagai 'public enemy' Italia, namun tampaknya fans Rossi kini lebih melunak usai Por Fuera kini membela Ducati, yakni pabrikan Italia yang dikenal memiliki penggemar sangat loyal. (ies/oks/dts/JPG)


TOPIK BERITA TERKAIT: #motogp #balap-motor #totalsport 

Berita Terkait

Marc Marquez Juarai MotoGP 2018

Headline

Andi Gilang Rajai Supersport 600 CC

Total Sport

Ali Ingin Maksimal di Sirkuit Magny Cours Prancis

Total Sport

IKLAN