Bulutangkis

Kemenpora-PP PBSI Batal Gelar Evaluasi, Ganda Putra Incar Gelar Thailand Open

Redaktur:
Kemenpora-PP PBSI Batal Gelar Evaluasi, Ganda Putra Incar Gelar Thailand Open  - Bulutangkis

Fajar Alfian/Muhammad Rian Ardianto

INDOPOS.CO.ID - Thailand Open Grand Prix Gold (GPG) 2017 mulai berlangsung Selasa (30/5), . Sebagian besar mempertandingkan babak kualifikasi. Hari ini, babak utama akan memainkan sejumlah laga pembuka, termasuk di sektor ganda. Khusus ganda putra, pelatnas Cipayung diwakili dua pasangan muda, Berry Angriawan/Hardianto dan Fajar Alfian/Muhammad Rian Ardianto. Dua pasangan ini menjadi tumpuan buat Indonesia mencuri gelar dari Thailand Open GPG.

Turnamen yang berlangsung di Nimibutr Stadium, Bangkok, Thailand itu menjadi event kedua buat Berry/Hardi. Pada Thailand Masters GPG Feruari lalu, pasangan ini hanya mentok sampai di semifinal. Situasi itu akan menjadi pelecut semangat mereka memberikan persembahan lebih baik kali ini.

Pada babak pertama hari ini, Berry/Hardi akan bersua Richard Eidestedt/Nico Ruponen dari Swedia. Pertemuan tersebut akan menjadi yang pertama buat pasangan yang berada di top 50 ganda putra dunia tersebut.

Sedangkan Fajar/Rian akan bertemu wakil Malaysia, Kah Ming Chool/Low Juan Shen. Pada pertamuan pertama dan terakhir, Fajar/Rian kalah dari pasangan 31 dunia tersebut, 20-22, 16-21. Kejadian itu berlansung di Indonesian Masers GPG 2016 silam.

Asisten pelatih ganda campuran, Aryono Miranat menjelaskan bahwa secara teknis para pemainnya sudah cukup siap menghadapi laga hari ini. “Kedua pasangan pelatnas punya kans yang sama, semoga kali ini bisa berakhir lebih baik,” terangnya saat dihubungi koran ini via pesan singkat Whatsapp kemarin.

Di sektor ganda putri, penampilan Greysia Polii/Apriani Rahayu akan menjadi sajian yang layak dinanti. Pasangan baru beda generasi ini digadang-gadang bisa mengisi kekosongan prestasi dari ganda putri.  Demikian pula dengan Ronald Alexander/Annisa Saufika yang turun di ganda campuran. Pasangan ini merupakan pasangan yang coba dipasangan bersama lantaran tampil belum konsisten dengan pasangan mereka sebelumnya. Ronald biasanya tandem bareng Melati Daeva, sedangkan Annisa kerap tampil bersama Alfian Eko Prasetyo.

Sementara itu, langkah Kemenpora untuk menggelar dengar pendapat bareng PP PBSI terkait menurunnya prestasi Indonesia di Sudirman Cup kemarin batal. ”Harus kami batalkan karena Mbak Susi (Susanti, Red) masih di Asutralia,” terang Sesmenpora Gatot S. Dewa Broto di kantornya kemarin.

Susi merupakan salah satu sosok yang cukup berkompeten untuk menyampaikan penjelasan atas gagalnya tim Indonesia. Selain sebagai kabidbinpres PP PBSI, dia juga merupakan manajer tim Indonesia di Sudirman Cup lalu.

Alasan yang lain yakni, salah satu paman Menpora, Imam Nahrawi meninggal kemarin. ”Makanya sempat diubah dari jam 13.30 WIB ke 13.00 WIB, tetapi jam 11.00 tadi (kemarin, Red) dikabarin batal,” sebut Sekjen PP PBSI, Achmad Budiharto. Pada prinsipnya, Budi menjelaskan bahwa pihaknya terbuka untuk berdiskusi untuk kemajuan bulutangkis Indonesia. (bam/nap)

Baca Juga


Berita Terkait

Raket / Tim Tunggal Putra Digadang Juara di Piala Sudirman

Raket / The Minions Melihat Persaingan di Ganda Pria

Raket / Ini Kata Tommy setelah Tumbang oleh Lu Guangzu

Raket / Wus, Tommy Mulus


Baca Juga !.