Kamis, 13 Desember 2018 06:16 WIB

Ekonomi

Bank Lampung Genjot Kredit Ternak Sapi

Redaktur: Wahyu Sakti Awan

CANTIK: Karyawan Bank Lampung sedang melayani nasabah. Foto: Istimewa

INDOPOS.CO.ID-Bank Pembangunan Daerah Lampung (Bank Lampung) akan menerbitkan obligasi Rp 750 miliar. Surat utang IV Bank Lampung itu berjangka 5 tahun dipersenjatahi kupon 9,15 persen hingga 9,85 persen. Berdasar skenario, bunga obligasi tersebut bakal dibayar secara triwulanan.

 

Dana hasil penerbitan utang itu akan dipakai untuk ekspansi usaha berupa penyaluran kredit. Terutama untuk pendukung program kredit ternak sapi. Itu sejalan dengan keinginan pemerintah provinsi (Pemprov) Lampung, tengah serius mendorong peternakan sapi. "Kami masuk sektor itu karenapeluangnya sangat bagus," tutur Direktur Utama Bank Lampung, Purwantari Budiman, di Jakarta, Rabu (31/52017).

Purwantari menambahkan, program kredit ternak sapi tersebut akan mendukung target pertumbuhan kredit. Setidaknya, sepanjang tahun ini pertumbuhan kredit bakal tumbuh 9 persen. "Pertumbuhan kredit itu sesuai arahan otoritas jasa keuangan (OJK),” tambahnya.

Pada hajatan itu, perusahaan Bank Lampung menunjuk Danareksa Sekuritas selaku penjamin pelaksana emisi obligasi dan Bank Mandiri (BMRI) selaku wali amanat.  Sementara rating obligasi idA dengan prospek stabil.

Rencananya penawaran obligasi masa pemesanan pada 31 Mei hingga 9 Juni 2017, pernyataan efektif dari OJK pada 21 Juni 2017, masa penawaran 23 Juni 2017 dan 3 Juli 2017, penjatahan  pada 4 Juli 2017 dan dicatatkan di bursa efek indonesia (BEI) 7 Juli 2017.

Pada sisi lain, Purwantari menegaskan rencana Bank Lampung untuk naik kelas menjadi Bank Umum Kegiatan Usaha ( BUKU) II pada 2018. Untuk mewujudkan imaji itu, perusahaan perlu tambahan modal Rp 430 miliar. Dengan tambahan dana sebesar itu, modal inti Bank Lampung akan lebih dari Rp 1 triliun.

”Pemprov Lampung, kabupaten dan kota akan menambah modal setara 60 persen dari kebutuhan itu akhir tahun ini. Kemudian sisa 40 persen pada awal tahun 2018,”tukasnya. (far)

 


TOPIK BERITA TERKAIT: #bank-lampung #obligasi #ternak-sapi 

Berita Terkait

Timah Jajakan Obligasi 1,5 Triliun

Ekonomi

Penerbitan Obligasi Bakal Tumbuh Pesat

Ekonomi

BNI Jajakan Obligasi Rp 10 Triliun

Ekonomi

IKLAN