Selasa, 25 September 2018 04:26 WIB
pmk

Tekno

iflix Perluas Layanannya Secara Global Hingga 23 Negara dengan iflix Afrika

Redaktur: Ali Rahman

Welcome iflix Afrika

INDOPOS.CO.ID iflix, mengumumkan pembentukan iflix Afrika untuk menghadirkan layanannya di Afrika Sub-Sahara (kawasan SSA: Sub-Sahara Africa). iflix Afrika akan berkantor pusat di Cape Town, Afrika Selatan dan beroperasi di bawah nama ‘iflix’. Peluncuran yang direncanakan di Nigeria, Ghana, Kenya, Tanzania, dan Zimbabwe, akan menambah cakupan layanan iflix menjadi 23 negara di seluruh dunia, dengan pasar regional lainnya akan ditambahkan dalam beberapa bulan mendatang.

Peluncuran komersial layanan SVoD iflix di kawasan SSA direncanakan pada kuartal kedua dan ketiga tahun 2017, dan akan menjadikan katalog iflix yang terdiri dari puluhan ribu jam acara TV, film, dan masih banyak lagi, termasuk beragam pilihan tayangan perdana eksklusif dan program peraih penghargaan tersedia untuk ratusan juta orang di kawasan tersebut. Selain memiliki film-film terbaik Hollywood, Bollywood, Nollywood, plus program lokal dan regional lainnya, iflix juga akan menawarkan beragam koleksi acara TV dan film Afrika terdepan bersamaan dengan rencana menghadirkan konten Afrika eksklusif.

Sejak pertama kali meluncurkan layanannya pada bulan Mei 2015, iflix dengan cepat membangun dominasinya di kawasan Asia, hadir di 18 negara di seluruh Asia, Timur Tengah, dan Afrika Utara dalam waktu kurang dari dua tahun, memperoleh lebih dari 5 juta pengguna selama periode tersebut. iflix Afrika akan memanfaatkan populasi remaja di kawasan SSA yang besar, penetrasi internet dan smartphone yang berkembang pesat, serta permintaan yang tinggi terhadap konten digital dan hiburan.

Pada bulan Maret 2017, iflix mengumumkan telah menutup putaran pendanaan baru berkisar lebih dari 90 juta Dolar AS untuk mendukung ekspansi internasionalnya. Putaran tersebut menambahkan investor baru yaitu Liberty Global Group dan Zain Group ke deretan pemegang saham iflix yang terdiri dari Sky plc, Catcha Group, dan Evolution Media.

Mark Britt, Co-Founder dan Group CEO iflix mengatakan, pembentukan iflix Afrika merupakan langkah yang sangat menarik dalam kisah pertumbuhan iflix. Seiring dengan transisi Afrika dari margin ke arus utama ekonomi global, ada kesempatan unik, 'sekali dalam satu generasi' untuk mengubah cara satu miliar orang mengkonsumsi dan menikmati konten secara fundamental.

"Pada tahun 2020 Afrika akan memiliki 720 juta pengguna smartphone. Kami bertujuan untuk memenuhi kebutuhan hiburan dari para penonton yang semakin terhubung tersebut," kata Mar,k Britt dalam keterangannya, Jumat (2/6).

“Sebagai pasar smartphone dengan pertumbuhan tercepat di dunia, tanpa diragukan lagi Afrika adalah kawasan paling dinamis di dunia. Kami sangat gembira dapat menghadirkan layanan SVoD iflix di sini. Kami sangat fokus dalam memberikan beragam pilihan konten premium dengan tarif berlangganan yang terjangkau. Kami tidak sabar menghadapi baik peluang maupun tantangan yang besar di depan kami, dalam melayani kawasan yang beragam dan menarik ini,” ujar Andre de Wet, iflix Head of Africa menambahkan.

Kini iflix tersedia untuk lebih dari 1 miliar pengguna di 18 negara di seluruh Asia, Timur Tengah, dan Afrika Utara, iflix akan segera meluncurkan layanannya di seluruh Afrika Sub-Sahara dimulai dengan peluncuran di Nigeria, Ghana, Kenya, Tanzania. dan Zimbabwe. Setiap pengguna dapat mengakses layanan iflix dengan menggunakan hingga 5 perangkat sekaligus, meliputi smartphone, laptop, tablet, dan TV, untuk ditonton di mana pun, kapan pun. (rmn)


TOPIK BERITA TERKAIT: #iflix 

Berita Terkait

Filosofi Kopi 2: Ben & Jody Kini Hadir di iflix

Indotainment

Coconuts TV Segera Hadir di iflix

Lifestyle

Disney Kini Hadir di iflix

Indotainment

iflix Berulang Tahun yang Pertama

Indotainment

IKLAN