Jumat, 21 September 2018 01:36 WIB
pmk

Indotainment

Peluk Hangat Korban Bom

Redaktur:

SIMPATIK: Ariana Grande memeluk para korban bom bunuh diri.

INDOPOS.CO.ID – Tudingan Ariana Grande kabur dan meninggalkan penggemarnya setelah setelah tragedi bom bunuh diri di akhir konser Dangerous Woman Ariana Grande 22 Mei lalu terbantahkan. Bahkan Grande juga menjenguk Lily Harrison. Harisson berada di lokasi kejadian bersama ibunya, Lauren, dan ayahnya, Adam.

Gadis yang berasal dari Stockport, Inggris, tersebut menderita luka pecahan ledakan dan memar di paru-paru. ’’Aku bangga padamu. Kamu begitu kuat. Kamu melakukannya dengan sangat baik,’’ kata Grande kepada Harrison.

Adam menuturkan bahwa putrinya begitu senang, sampai-sampai tak berhenti bercerita tentang Grande. ’’Dia (Harisson) adalah fans berat Ariana. Yang bisa kami lakukan adalah ’terima kasih, Ariana’,’’ ucap Adam.

Berkat kunjungan Grande, Harisson merasa lebih sehat. Masih ada beberapa fans yang bakal dikunjungi Grande. Bukan hanya fans yang senang, Grande juga menjadikan kunjungan itu sebagai bagian dari terapi untuk memulihkan ketakutannya setelah tragedi tersebut

Perhatian sejumlah pelaku industri musik dunia setelah tragedi bom bunuh diri di akhir konser Dangerous Woman Ariana Grande 22 Mei lalu semakin besar. Mereka berlomba-lomba menunjukkan simpati pada insiden yang menewaskan 22 orang tersebut.

Misalnya, Universal Music Group (UMG). Label musik itu menyumbang USD 500 ribu (Rp 6,6 miliar) untuk para korban. Dana tersebut diperoleh dari sumbangan berbagai divisi mereka. UMG merupakan perusahaan induk label Grande, Republic Records.

Dana itu disalurkan melalui dompet amal We Love Manchester Memorial Fund. ’’Keluarga besar Universal Music Group bangga karena telah berdiri bersama Ariana Grande serta artis lain yang ikut mendukung para korban dan keluarga penyerangan Manchester,’’ tulis Universal dalam pernyataan resmi, sebagaimana dilansir Billboard.

Twitter, Facebook, dan YouTube juga memberikan donasi. Karena itu, tiga media sosial tersebut akan menayangkan secara langung konser One Love Manchester yang berlangsung hari ini. Jika ingin menonton via Twitter, tinggal buka website-nya.

Untuk YouTube dan Facebook, penonton hanya perlu membuka channel dan kanal resmi Ariana Grande. Konser yang turut dibintangi Katy Perry, Justin Bieber, Coldplay, Miley Cyrus, Take That, Usher, Pharrell Williams, dan Niall Horan itu juga ditayangkan di stasiun TV ABC, BBC TV, BBC Radio, dan Capital Radio Networks.

Sebelum konser yang dilangsungkan di Emirates Old Trafford, Greater Manchester, Inggris, tersebut, Grande memberikan surprise kepada para fansnya. Dia bertandang ke Royal Manchester Children’s Hospital, tempat para korban bom di konsernya dirawat. Salah satunya adalah Jaden Farell-Mann, 10, asal Denton, Inggris. Gadis itu mengalami fraktur pada kedua kakinya dan luka karena terkena pecahan ledakan. Dua operasi telah dijalaninya. Dia sama sekali tak menyangka bahwa idolanya tersebut datang mengunjunginya.

Sharon, ibu Farell-Mann, mengatakan bahwa putrinya sedang duduk di atas ranjangnya sambil menonton TV. Kemudian, pukul 20.30, Grande tiba-tiba muncul dengan mengenakan atasan sabrina berwarna kuning dan bomber jacket. Rambutnya diikat ponytail yang menjadi ciri khasnya. Grande langsung menyapa dan memeluk hangat tubuh gadis kecil itu. Grande juga memberinya hadiah berupa bunga matahari dan boneka beruang serta menandatangani kaus yang dikenakan Farell-Mann. ”Jaden sangat takjub, betul-betul kaget,” kata Sharon kepada Manchester Evening News. Sebelum Grande, Farell-Mann mendapat kunjungan dari Pangeran William.  (adn/c18/ayi)


TOPIK BERITA TERKAIT: #ariana-grande #bom-manchester #terorisme #artis-luar-negeri 

Berita Terkait

IKLAN