Selasa, 20 November 2018 11:23 WIB
pmk

Basket NBA

Tensi Makin Memanas, Warriors Ogah Ulangi Kesalahan

Redaktur:

LeBron James (kanan) dari Cleveland Cavaliers dan Stephen Curry (kiri) dari tim Golden State Warrior saat kedua tim bentrok dalam lanjutan basket NBA.

INDOPOS.CO.ID - Final tahun lalu begitu menyakitkan bagi Golden State Warriors. Diambang juara dengan unggul 3-1, mereka malah keok tiga kali beruntun dan menyerahkan cincin juara di depan mata kepada Cleveland Cavaliers. Warrios harus defense mati-matian agar kekalahan telak 116-137 pada game 4 Sabtu (10/6) WIB tidak terjadi lagi. Permasalahan Warriors memang tertelak pada defense mereka yang longgar.

Sekarang situasinya nyaris sama. Warriors unggul 3-1 dan hanya membutuhkan satu kemenangan saja untuk mengunci gelar kedua dalam tiga tahun terakhir. Mereka memiliki peluang besar karena Game 5 akan kembali digelar di kandang mereka sendiri, Oracle Arena, Oakland besokl pagi WIB (live Indosiar pukul 08.00)

Di game pertama Warriors masih disiplin dengan membuat Cavaliers tumpul dengan hanya mampu membuat 89,2 poin per 100 posisi. Di game kedua, tren defense Warriors mulai menurun. Pada game ketiga dan keempat, defense mereka berangsur-angsur terus jeblok. Di game ketiga LeBron dkk mampu melesakkan 109,7 poin per posisi. Sedangkan di game 4 Warriors membiarkan lawannya mencetak 136,1 poin per 100 posisi.

Hasilnya bukan hanya menang, Cavaliers bahkan mencatatkan rekor-rekor offense sensasional di game 4. Misalnya adalah torehan poin terbanyak pada satu kuarter dengan 49 poin. Ada juga tembakan tiga angka terbanyak pada satu laga final dengan 24 kali. Yang jelas, tensi pertandingan game 5 akan sangat tinggi. Pertarungan fisikal dan keras dengan dibumbui oleh kontroversi dari wasit pada game 4 sangat mungkin bisa terjadi.

Namun, salah satu pemain bertahan terbaik NBA milik Warriors Draymond Green memandang remeh Cavaliers pada game 5 nanti. “Aku tidak bisa membayangkan mereka datang ke Oracle Arena dan mampu mencetak 24 tembakan tiga angka lagi. Ini benar-benar akan menjadi game berbeda,” kata power forward 27 tahun itu.

Hal pertama yang harus ditutup Warriors adalah celah untuk melakukan tembakan-tembakan tiga angka Cavaliers. Di kuarter pertama saja,  kombinasi Kevin Love dan J.R. Smith sudah menghajar Warriors dengan empat dari sebelas percobaan tembakan tiga angka.  “Kami gagal menjaga mereka dalam tembakan tiga angka. Defense kami juga tidak bergairah. Itu selalu menjadi kombinasi kesalahan yang kami lakukan,” kata Kerr.  (irr/nur)


TOPIK BERITA TERKAIT: #basket-nba #basket 

Berita Terkait

30 November, Laga Pembuka IBL di Semarang

Total Sport

Basket Putri Tembus 10 Besar Asian Games

Total Sport

IKLAN