Kamis, 15 November 2018 07:53 WIB
pmk

Formula 1

Mercedes Unggul, Tapi Ferrari jadi Pesaing Ketat

Redaktur:

MESIN: Pertarungan Mercedes dan Ferrari di F1 musim ini membuat banyak orang penasaran, mesin tim mana yang paling hebat. Bintang baru Mercedes Valtteri Bottas yakin, mesin W08 masih unggul dibanding Ferrari meski kini selisihnya semakin tipis.

INDOPOS.CO.ID -  Pertarungan ketat Mercedes dan Ferrari di Formula One (F1) musim ini membuat banyak orang penasaran, mesin tim mana yang paling hebat. Bintang baru Mercedes Valtteri Bottas yakin, mesin W08 tunggangannya masih unggul dibandingkan Ferrari meski kini selisihnya semakin tipis.

Indikasi terbesar yang bisa dilihat dengan kasat mata bahwa Mercedes masih lebih cepat dari Ferrari adalah hasil kualifikasi. Sejauh ini, Mercedes masih lebih banyak merebut pole position dibandingkan dengan Ferrari. Tujuh balapan yang sudah berlangsung, lima di pole position dikuasai Mercedes, sisanya Ferrari.

Memang pada akhirnya, setiap pole position tidak bisa dikapitalisasi menjadi kemenangan. Tapi hasil tersebut cukup membuktikan jika dalam mengejar waktu satu putaran lap, dimana power mesin lebih berpengaruh dibandingkan dengan faktor aerodinamika mobil atau strategi pit stop, Mercedes masih lebih baik.

“Aku rasa Ferrari tidak lebih kuat dari kami, tapi kami lebih imbang sekarang. Mungkin di kualifikasi kami sedikit lebih unggul, meski tidak banyak,'' yakin Bottas kepada Motorsport. Karena saking tipisnya marjin perbedaan antara kedua tim top Formula 1 itu, kesalahan sedikit saja bisa berpangaruh pada kemenangan atau kekalahan dalam satu balapan.

Bottas mencontohkan pada GP Kanada, Mercedes mendapatkan bantuan dari bahan bakar baru yang dibawa Petronas. Sokongan bahan bakar tersebut mampu meningkatkan sedikit power mesin. ''Sebagai pembalap aku bisa merasakannya. Ini memang hal kecil, tapi F1 memang sangat terkait dengan detil-detil kecil dan setiap detil akan membantu, khususnya jika persaingan berlangsung sangat ketat dengan Ferrari,'' ulasnya. Pada beberapa sesi kualifikasi,

Bottas berada di belakang Sebastian Vettel dengan selisih yang hanya seperseribu detik. Dengan  detil kecil yang membantu meningkatkan performa mobil, itu akan membantu. Pembalap Finlandia itu berpendapat, sejauh ini Bottas belum melihat adanya senjata pamungkas, baik dari timnya sendiri atau Ferrari yang bakal membuat salah satu di antaranya meninggalkan lawan sangat jauh.

Memprediksi balapan berikutnya di Baku, Azerbaijan Bottas yakin pertarungan ketat dengan Ferrari akan kembali terjadi. ''Aku rasa ini akan terus menjadi tren setidaknya sampai beberapa balapan ke depan (sampai jedah musim panas). Hanya itu yang bisa aku katakan,'' yakinnya.(cak)


TOPIK BERITA TERKAIT: #f1 #balap-mobil 

Berita Terkait

IKLAN