Jakarta Raya

Taman Margasatwa Ragunan Favorit Wisata Lebaran

Dipadati Puluhan Ribu Pengunjung

Redaktur:
Taman Margasatwa Ragunan Favorit Wisata Lebaran - Jakarta Raya

PADAT: Sejumlah warga saat berwisata ke Taman Margasatwa Ragunan, Jakarta, Minggu (2/7). Jumlah pengunjung Ragunan pada hari Minggu diperkirakan mencapai 100 ribu orang.

INDOPOS.CO.ID - Tempat wisata Taman Margasatwa Ragunan (TMR) masih menjadi pilihan warga untuk mengisi libur Lebaran. Sejak kemarin (2/7) suasana TMR tetap ramai dan dipadati pengunjung dari berbagai kalangan.

Maklum, berbeda dengan tempat wisata lain di Jakarta, TMR tergolong murah. Hal itu membuat tempat ini menjadi pilihan utama warga Jakarta menghabiskan libur panjang.

Terpantau, arus lalu lintas pada akhir pekan kemarin, dari arah Jalan TB Simatupang-Ragunan di Jalan RM Harsono, Pasar Minggu, tidak terjadi kemacetan seperti hari sebelumnya. Pengunjung TMR, kemarin, hingga pukul 16.00 tercatat ada 116.196 orang.

"Kami juga menyediakan lokasi parkiran yang luas di ragunan. Untuk kendaraan bermotor ada 15.108 unit untuk mobil ada 5.878 unit, bus atau truk ada 73 unit, dan sepeda 39 unit. Soal keamanan, sejauh ini laporan tentang anak yang terlepas dari orangtua dan laporan kehilangan nihil,” terang Humas TMR Wahyudi Bambang, kemarin (2/7).

Para pengunjung yang datang terlihat tampak ceria dengan adanya beberapa pertunjukan di dalam areal ragunan. Pengunjung juga antusias melihat hewan koleksi ragunan yang langka seperti macan tutul, harimau putih, gajah, komodo dan juga beragam jenis unggas yang dilindungi seperti burung rangkong, elang, kakatua merah dan jalak bali.

"Kami sekeluarga memang biasanya kalau libur Lebaran kemari. Ya kumpul-kumpul lah sama keluarga dan juga selain itu di sini murah meriah," ujar pengunjung ragunan, Umi, 40, warga Jakarta.

Setu Babakan Juga Ramai

Selain Ragunan, tempat wisata Setu Babakan yang dikenal sebagai kawasan pelestarian budaya Betawi itu juga diserbu pengunjung. Selain menyajikan tarian Betawi, alat musik gambang kromong, sajian kuliner kerak telor, makanan ringan lainnya dan minuman bir pletok juga pedagang pakaian ala Betawi tumpah ruah di Setu Babakan seperti layaknya pasar dadakan.

"Setu Babakan memiliki hiburan Budaya Betawi dan Wisata Alam Perkampungan Budaya Betawi. Sebagai melestarikan Budaya Betawi dan yang terpenting memiliki ciri khas tersendiri," ujar Wali Kota Jakarta Selatan Tri Kurniadi.

Gubernur DKI Jakarta Djarot Saiful Hidayat juga sempat meninjau Perkampungan Budaya Betawi (PBB) Setu Babakan, Jagakarsa, Jakarta Selatan. "Kami akan menanam tanaman khas Betawi di Zona C. Seperti tanaman bintaro, tanaman menteng, gandaria, kecapi dan buni," ujar Djarot, Sabtu (1/7) lalu.

Menurut Djarot, PBB Setu Babakan saat ini sudah baik. Penataan masih berlangsung, terutama untuk bangunan-bangunan pendukungnya. "Semuanya sudah tertata rapi dan bersih. Hanya saja satu bangunan teater atau gedung serba guna yang belum rampung pengerjaannya. Tapi keseluruhan sudah rapi," tuturnya.

"Kami meminta warga untuk siap dalam membantu melestarikan ciri khas Betawi di Setu Babakan," tandasnya. Pemerintah Provinsi (Pemprov) DKI Jakarta memang fokus pada pengamanan di sejumlah tempat wisata selama musim libur Lebaran.

Mengingat, 40 persen warga Ibukota diperkirakan tidak mudik ke kampung halaman dan berekreasi ke tempat wisata. Sekretaris Daerah (Sekda) DKI Jakarta Saefullah mengatakan, saat libur Lebaran, ada beberapa tempat wisata yang akan menjadi prioritas pengamanan karena cenderung ramai dikunjungi pengunjung.

"Ragunan, TMII, Ancol, Monas, dan Kota Tua ini jadi perhatian kami," ujarnya, sebelumnya libur Lebaran. Karena itu, sejumlah petugas tetap disiagakan untuk memberikan rasa aman dan nyaman bagi warga Ibukota.

"Masyarakat yang tidak mudik juga cukup besar, sekitar 40 persenI," katanya. Ia menambahkan, beberapa Satuan Kerja Perangkat Daerah (SKPD) DKI Jakarta tidak diliburkan saat Lebaran. Di antaranya Dinas Perhubungan (Dishub), Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP), petugas pemadam kebakaran, serta petugas kesehatan.

"Seluruh Satpol PP itu tidak libur ada sekitar 7.000-an. kemudian petugas Dishub juga tidak libur, ini berkaitan dengan keamanan," tandasnya, kala itu. (ibl/wok)

Baca Juga


Berita Terkait

Nasional / Tiket Pesawat Mahal, Wisatawan Mancanegara ke Papua Turun

Nasional / Awas! Gelombang Tinggi di Pantai Selatan

Nusantara / Mudik ke Cirebon, Ini Keungulan Kuliner dan Tempat Wisatanya

Lifestyle / Mau Liburan Usai Puasa, Coba Jelajahi Alaska


Baca Juga !.