Minggu, 23 September 2018 03:40 WIB
pmk

Bulutangkis

Matangkan Skuad, Juga Jaga Kekompakan, Ganda Putra Nyepi ke Bali

Redaktur:

MARCUS F GIDEON/KEVIN SANJAYA SUKAMULJO

INDOPOS.CO.ID - Ganda putra masih menjadi primadona bulutangkis Indonesia untuk mendulang gelar di sejumlah ajang bergengsi internasional. Untuk memaksimalkan potensi pasangan pelatnas di Cipayung, tim pelatih memutuskan untuk menggelar pemusatan latihan di Bali.

Karena itu, sejak Senin (10/7), Mohammad Ahsan dkk menikmati ssuasana baru latihan di Bali hingga Kamis besok (13/7). ”Sesuai yang kami rencanakan semula, latihan di sana menjadi momentum persiapan kami untuk turnamen berikutnya,” sebut Herry Iman Pierngadi, pelatih ganda putra Indonesia kepada koran ini di Jakarta, Selasa (11/7).

Meski terkesan liburan, Herry IP menegaskan bahwa timnya tetap menyiapkan agenda latihan fisik setiap pagi. Pelatih fisik Ricky Susiono diajak ke Pulau Dewata. Terlebih lagi, sejumlah pebulutangkis ganda putra Cipayung sempat mengalami masalah tatkala tampil di Indonesia Open Super Series Premier 2017 lalu. Kevin Sanjaya Sukamuljo, misalnya,  mengalami gangguan cedera di bahu kanan.

Juga pasangan Angga Pratama/Ricky karandasuwardi yang belum kembali ke performa mereka. Belakangan mereka bahkan ditengarai terkendala masalah mental. ”Untuk itu, kegiatan ini kami jalankan biar mereka lebih solid,” lanjut Herry IP.

Soal kondisi tim sekarang, Herry IP menyampaikan sebagian besar sudah kembali ke jalur. “Misalnya, Kevin sudah jauh lebih baik ketimbang saat Indonesia Open lalu,” katanya. Sedangkan dua ganda yang dipersiapkan tampil di SEA Games, Berry Angriawan/Hardianto dan Fajar Alfian/M. Rian Ardianto juga tengah berada dalam di kondisi terbaik. Selanjutnya, dua pasangan ini hanya akan menjalani persiapan di Cipayung.

Berbeda dengan pebulutangkis yang dipersiapkan menuju SEA Games lainnya. Kedua ganda putra ini tidak akan turun di Selandia Baru Grand Prix Gold 2017. ”Mereka cukup latihan dulu di Cipayung,” lanjut pelatih yang turut mengantarkan Hendra Setiawan/Mohammad Ahsan menjadi juara dunia 2015 tersebut.

Sementara itu, Fajar Alfian sebelumnya mengakui bahwa SEA Games kali ini akan menjadi jembatan buat dia menuju ke jenjang yang lebih tinggi. ”Sejak awal saya memang lebih memilih turun di SEA Games, biar ada step by step,” katanya.

Sebab sebelumnya bersama Rian, Fajar masuk dalam list pemain yang masuk di Kejuaraan Dunia. Karena lebih berpotensi meraih medali di ajang SEA Games, keduanya akhirnya dimasukkan ke skuad multievent dua tahunan di Asia Tenggara tersebut. (nap)


TOPIK BERITA TERKAIT: #bulutangkis 

Berita Terkait

Akbar/Winny Langsung Tersingkir di Indonesia Masters

Bulutangkis

Siapkan Pesta Medali Emas  

Asian Games 2018

Bisa-Bisa All Indonesian Final

Asian Games 2018

Sore Ini, Anthony Dkk Tantang Tiongkok di Final

Headline

Gregoria dkk Pede Habisi Hongkong

Bulutangkis

IKLAN