Setnov Tersangka, Dedi Mulyadi: Sama Sekali Tak Mengganggu

INDOPOS.CO.ID – Kandidat calon gubernur Jawa Barat dari Partai Golkar, Dedi Mulyadi tak terlalu memusingkan soal rekomendasi yang dikeluarkan partainya terkai Pilgub Jabar nanti. Dedi mengatakan, saat ini dirinya fokus memimpin Kabupaten Purwakarta, termasuk DPD Partai Golkar Jabar.  

“Orang kan selalu bertanya, siap atau tidak siap, saya selalu katakan ini bukan upacara bendera. Saya ini pekerja, dapat rekomendasi atau tidak dapat rekomendasi, persoalannya bukan disitu, tetapi bagaimana setiap langkah yang kita lakukan hari ini mampu menyelesaikan problem yang diderita masyarakat,” jelasnya dilansir Jabar Ekspres (INDOPOS.CO.ID Grup), kemarin (20/7).  

Dedi menjelaskan, kondisi partainya yang tengah dilanda masalah menyusul penetapan Setya Novanto sebagai tersangka, diakuinya tidak mengganggu persiapannya di Pilkada Jabar maupun Pilkada Serentak. 

Sebab, pola yang dia bangun hari ini merupakan pola pendekatan langsung kepada masyarakat yang telah dilakukannya sejak menjabat sebagai anggota DPRD Purwakarta pada Tahun 1999. 

Sehingga menurutnya, konstelasi elit partai tidak terlalu mempengaruhinya.

“Pola saya kan sudah berlangsung sejak lama, ada atau tidak ada momen Pilgub Jawa Barat, pola ini tetap kami lakukan. Komunikasinya langsung dengan masyarakat, kami tidak menciptakan jarak virtual dengan mereka, tidur di rumah penduduk, ngobrol sambil ngopi, itu sudah lama,” kata Dedi menambahkan.

Dedi pun tidak banyak berkomentar saat ditanya awak media terkait trend survei dirinya yang beranjak mendekati dua figur lain, yakni Wakil Gubernur Jawa Barat Deddy Mizwar dan Wali Kota Bandung Ridwan Kamil.

Dia hanya mengapresiasi dan bersyukur bahwa namanya disebut dalam berbagai hasil survei yang dirilis oleh beberapa lembaga.  (JPG)

Komentar telah ditutup.