Minggu, 18 November 2018 12:39 WIB
pmk

Moto GP

MotoGP Masih Libur, Iannone Tertekan

Zarco Berpotensi Gantikan Rossi
Redaktur:

Andrea Iannone

INDOPOS.CO.ID - Hasil minor Andrea Iannone di paruh musim MotoGP, ternyata sempat mengganggu pikiran pembalap Suzuki Ecstar. Padahal, ia tengah berlibur dengan kekasihnya, Belen Rodriguez di Pulau Ibiza. Joki asal Italia itu merasa tertekan setelah gagal mencetak podium dari sembilan balapan MotoGP sejauh musim ini.

Sejak pindah ke tim Suzuki dari Ducati, performa Iannone mengalami penurunan yang drastis. Iannone dianggap sulit beradaptasi dengan motor pabrikan Jepang tersebut. Tapi, dia juga gagal menggantikan peran Maverick Vinales yang pindah ke Yamaha akhir MotoGP musim lalu.

Statistik menyebut jika Iannone hanya meraih 28 poin dengan posisi terbaik berada di urutan ketujuh pada balapan di Austin, Amerika Serikat. Inilah yang membuat mood pembalap berusia 27 tahun itu terganggu selama liburan musim panas dengan kekasihnya

Setiap orang pasti pernah memiliki pengalaman pahit, bagitu pula yang dirasakan rider Johann Zarco. Pembalap Yamaha Tech3 itu pernah kesulitan mencari sponsor saat memutuskan terjun di dunia balap motor.

Zarco masuk ke dunia balap pada 2009 lalu. Perjalanan kariernya saat itu masih terlihat biasa-biasa saja. Setelah tujuh tahun, pembalap asal Prancis itu mulai mendongkrak popularitasnya sebagai joki yang disegani. Dua gelar berhasil diborong Zarco pada musim 2015-2016 di Moto2. Keberhasilan itulah yang mengantarkannya naik kelas ke MotoGP setelah menerima lamaran Yamaha Tech3.

Tapi masalah masih belum berhenti lantaran Zarco terbentur masalah biaya. Manajer yang juga menjabat sebagai mentor berusaha mencarikan sponsor untuk mengamankan posisinya di kelas utama. “Ya, itu sulit. Pada tahap ini manajer yang juga pelatih saya berusaha keras mencarikan sponsor. Pada akhirnya Kami menemukan sponsor dan membayar jumlah yang disepakati langkah demi langkah. Tapi MotoGP di awal sangat sulit bagi saya. Karena kami sangat membutuhkan banyak uang,” kata Zarco dikutip dari Speedweek.

Dia juga dihadapkan dengan situasi sulit ketika harus mengaspal bareng Valentino Rossi dan kawan-kawan. Dalam sembilan balapan paruh musim, Zarco hanya sekali naik podium dan itu terjadi di kampung halamannya di Prancis. Hasil yang kurang mengesankannya itu membuatnya berada di peringkat keenam dengan raihan 84 poin. “Saya tidak pernah berpikir tentang pensiun. Saya ingin mewujudkan impian saya untuk merebut gelar juara Dunia. Saya juga ingin tinggal di MotoGP dan menyerah bukanlah pilihan, itu tidak akan pernah terjadi,” ujar Zarco.

Zarco kerap disebut-sebut bakal menggantikan posisi Valentino Rossi di Movistar Yamaha saat rider Italia tersebut memutuskan pensiun dari MotoGP. Manajer Yamaha, Wilco Zeelenberg, mengatakan kans tersebut terbuka lebar jika Zarco mampu terus tampil konsisten. “Jika performanya terus seperti ini, tentu saja Zarco berpeluang gantikan Rossi. Tapi, tak ada jaminan untuk hal ini. Jika seseorang pebalap non-pabrikan mampu secara konsisten dekat dengan podium, maka tak ada pilihan lain (selain Zarco),” kata Zeelenberg dilansir Mundo Deportivo, Kamis (27/7). (l6c/bol/JPG)


TOPIK BERITA TERKAIT: #motogp #balap-motor 

Berita Terkait

IKLAN