Polisi Sebar Sketsa Wajah Pelaku Penyerang Novel

INDOPOS.CO.ID – Presiden Joko Widodo memanggil Kapolri Jenderal Tito Karnavian meminta laporan terkini tentang kasus penyerangan terhadap penyidik KPK, Novel Baswedan.

Tito datang ke Istana Negara, Senin, (31/7). Pasca pertemuan, Tito menjelaskan, Polisi terus melakukan pengembangan. Empat bulan berlalu, Polisi belum menemukan tersangka atas kasus ini. 

Baca Juga :

Polisi telah memeriksa sekitar 50 CCTV dalam dalam radius 1 kilometer dari tempat kejadian perkara (TKP). Bahkan, Polisi memeriksa 100 toko kimia. Terutama toko yang menjual H2SO4 (asam sulfat) sebagai senjata untuk menyerang Novel.

Setelah pertemuan dengan Presiden, Mantan Kepala BNPT ini membeberkan  sketsa sosok terduga penyerang Novel Baswedan. Sosok dalam sketsa tersebut adalah orang  di dekat lokasi (masjid), 5 menit sebelum penyerangan.

Baca Juga :

Orang dalam sketsa tersebut diduga adalah pengendara motor. Orang tersebut diduga kuat pelaku intimidasi terhadap Novel. Polisi sudah memeriksa sketsa ini dan merekonstruksi dari keterangan sejumlah saksi. "Hasilnya baik," ujar  Tito Karnavian, di Istana, Senin (31/7).

Dari sketsa tersebut diketahui,  terduga penyerang Novel memiliki tinggi badan sekitar 167-170 sentimeter, rambut keriting, badan ramping dengan kulit agak hitam.

Tito menambahkan, sketsa terduga penyerang Novel Baswedan tersebut berbeda dengan ciri-ciri saksi terduga pelaku penyerangan."Terakhir kami memeriksa  Lestaluhu.  Ciri-ciri  berbeda. tingginya beda,"ujar Tito.

Komentar telah ditutup.