Jumat, 21 September 2018 11:03 WIB
pmk

Moto GP

Persaingan di MotoGP 2017 Terus Berjalan Ketat

Marquez Ogah Dikejar Lawan
Redaktur:

Marc Marquez

INDOPOS.CO.ID - MotoGP musim 2017 memang berjalan sangat menarik untuk disaksikan. Terlebih meski musim sudah melalui 9 balapan awal, masih terdapat empat pembalap yang secara bergantian memimpin klasemen. Keempatnya, Maverick Vinales, Marc Marquez, Valentino Rossi, dan Andrea Dovizioso. Selain itu, empat pembalap teratas di klasemen sementara MotoGP 2017 juga memiliki jarak yang tidak terlalu jauh.

Mengetahui kondisi tersebut, salah satu legenda MotoGP Kevin Schwantz memberikan komentarnya. Schwantz coba memberikan penjelasan mengenai persaingan ketat yang terjadi di MotoGP 2017. Pria berkebangsaan Amerika Serikat tersebut menilai banyaknya para pembalap papan atas yang terlibat crash pada 9 balapan awal, menjadi penyebab utama terjadinya jarak yang sangat berdekatan di MotoGP 2017.

“Saya rasa banyak para pembalap papan atas yang melakukan kesalahannya sendiri menjadikan persaingan di kejuaraan tahun ini semakin menarik untuk disaksikan kelanjutannya,” jelas Schwantz, disadur Motorsport, Rabu (2/8).

Selain itu, kualitas motor yang seimbang antara tim pabrikan dengan satelit menjadi salah satu faktor krusial pada musim ini. Schwantz menjelaskan bahwa para pembalap bisa terlempar jauh dari posisi sebelumnya, lantaran kecepatan para rival mereka sangat seimbang.

“Kita bisa ambil contoh pada balapan di (Sirkuit) Sachsenring. Para pembalap hanya berjarak satu hingga dua detik dengan pembalap di depannya. Jadi wajar jika Anda melakukan kesalahan, maka Anda bisa saja terlempar dari urutan kedua menjadi ke- 15 dengan begitu cepatnya,” tuntasnya.

Semenara Marc Marquez, pembalap Repsol Honda, ingin mempertahankan tren positif dalam beberapa seri terakhir MotoGP 2017. Di Brno, Marquez berharap bisa kembali finis pertama untuk mempertahankan posisi puncak klasemen pembalap. Tak hanya itu, tekad dia untuk menang termotivasi ambisi mengembalikan dominasi pembalap Spanyol di Brno. Maklum saja, sebelum musim lalu gelar juara diambil Cal Crutchlow dari Inggris, dalam 4 musim sebelumnya pembalap Spanyol mendominasi.

Pada 2015, Jorge Lorenzo berhasil menang. Kemudian pada 2014 menjadi milik Dani Pedrosa. Balapan di Brno pada 2013, Marquez yang naik podium pertama. Dan, pada 2012, Pedrosa mampu finis terdepan. Sayang, musim lalu, Marquez gagal meneruskan dominasi Spanyol. Padahal dia mampu menggenggam pole position. Dalam balapan, Marquez hanya finis di posisi ketiga di bawah Crutchlow dan Valentino Rossi. Crutchlow sendiri mampu mengejutkan lantaran memulai balapan dari posisi 10.

Sepanjang kariernya di MotoGP, Marquez baru sekali juara di Brno, pada 2013. Sedangkan di Moto2, dia meraih podium pertama di Brno pada 2012.

Meski dalam momentum bagus, Brno kurang ramah bagi Marquez.  Dia berhasil naik podium di tiga balapan terakhir. Usai finis keenam di Mugello, Italia rider Spanyol itu finis runner-up di Catalunya, ketiga di Assen, sebelum meraih kemenangan keduanya di musim ini dengan memenangi GP Jerman.

Sukses Marquez meraup 25 poin melesatkan dia ke puncak klasemen sementara dengan perolehan 129 poin. Akan tetapi, hanya 10 poin yang memisahkan Marquez dengan rival-rivalnya di empat besar; Maverick Vinales (124), Andrea Dovizioso (123), dan Valentino Rossi (119).

Di paruh kedua musim ini, Marquez akan mencoba tancap gas sejak awal demi menghindari kejaran lawan. Namun, lintasan Republik Ceko tak terlalu ramah bagi Marquez lantaran baru dua kali juara selama berkarier di balap motor yaitu 2012 di Moto2 dan 2013 di kelas primer. “Musim yang sangat ketat sangat menarik tapi juga menuntut. Itu artinya Anda harus selalu konsentrasi tinggi dan mencoba berada di level sebaik mungkin, beradaptasi dengan setiap situasi secara konstan. Brno adalah salah satu lintasan favoritku tapi juga salah satu yang paling menuntut. Dengan banyaknya perubahan arah dan bagian naik-turun. Kami akan mencoba membuat pekerjan terbaik yang sudah kami lakukan di ujicoba dan bersiap bertarung untuk podium pada hari Minggu,” tutup Marquez di GPOne.

Marquez percaya diri menatap balapan di Sirkut Brno. Sebab, dia punya rekor mentereng di sana. “Saya menikmati waktu untuk beristirahat dan pergi ke laut bersama beberapa teman. Saya juga menikmati liburan musim panas yang panjang ini untuk berlatih jelang putaran II balapan. Musim ini berlangsung dengan menarik dan juga sangat ketat. Itu berarti, Anda harus selalu berkonsentrasi tinggi dan mencoba untuk terus tampil sebaik mungkin, dan beradaptasi di setiap situasi,” kata Marquez seperti dilansir Fox Sports Asia. (epr/oks/dts/viv/JPC)


TOPIK BERITA TERKAIT: #motogp #balap-motor 

Berita Terkait

IKLAN