Sabtu, 17 November 2018 09:55 WIB
pmk

Liga Champions

Jamu Hoffenheim di Anfield, Firmino Siap jadi Aktor Antagonis

Redaktur:

Penyerang Liverpool Roberto Firmino

INDOPOS.CO.ID - Penyerang Liverpool Roberto Firmino akan kembali menjalani reuni dengan mantan timnya, TSG Hoffenheim. Firmino dan The Reds memiliki 'tabungan' berkat kemenangan 2-1 pada pertemuan pertama play-off  Liga Champions (16/8) di kandang Hoffenheim.

Meski tak membuat gol pada pertemuan pertama lalu, Firmino tetap punya peran penting jelang bentrok kedua dini hari nanti (24/8) di Stadion Anfield. Pemain 25 tahun tersebut semakin vital perannya setelah Brasileiro lain, Philippe Countinho, belum juga selesai tarik ulur transfernya.

Trio SMF (Mohamed Salah-Sadio Mane-Roberto Firmino) adalah sandaran pelatih Liverpool Juergen Klopp untuk mendesak lini belakang lawan. Kalau dihitung sejak pramusim 2017-2018 ini, SMF sudah menyumbangkan sepuluh dari 25 gol yang diciptakan Liverpool.  Memang Salah jadi yang paling subur diantara ketiganya dengan membuat lima gol sejak pramusim lalu. Namun Firmino tetap dirigen utama penyerangan Liverpool.

Setelah trio SMF dirombak pada pertandingan terakhir di Premier League Sabtu (19/8) lalu dengan Salah diistirahatkan, maka pada pertemuan kedua versus Hoffenheim ini ketiganya punya kans dimainkan bersama lagi.  Kepada Liverpool Echo pelatih Liverpool Juergen Klopp belum memastikan apakah akan kembali merotasi skuadnya jelang pertemuan kedua lawan Hoffenheim ini.

Nama-nama seperti Joe Gomez, Andy Robertson, Ragnar Klavan, dan Daniel Sturridge yang dimainkan saat pertemuan lawan Crystal Palace (19/8) belum tentu dipercaya lagi dalam starting XI tim.   Nah, peran sentral Firmino ini disadari benar oleh kepala hubungan internasional dan pemandu bakat Hoffenheim Lutz Pfannenstiel. Pfannenstiel kepada Off The Post mengatakan Firmino bukan lagi pemain pemalu seperti empat setengah lalu saat di Hoffenheim.

 “Buat saya, Firminolah kunci serangan Liverpool, ketika lawan Watford (12/8) dia menjadi penyerang namun sering bertarung di area tengah untuk merebut bola. Atau kadang dia bermain di flank dimana ada banyak ruang disana,” kata Pfannenstiel.

Eks kiper Wimbledon dan Nottingham Forest tersebut mengatakan Firmino kini memanggul beban baik-buruknya penampilan Liverpool. Meski punya tandem seperti Salah juga Mane, Firmino adalah pemegang kontrol.

Brian McBride, pundit ESPN, mengomentari seandainya diantara trio SMF ini koneksi yang belum klik adalah antara Firmino dan Salah. Antara Firmino dan Mane jauh lebih baik karena bersama Coutinho ketiga sudah bahu membahu sejak  musim lalu.   “Saya kira Salah belum mengerti sepenuhnya bagaimana bermain dengan Firmino. Kalau keduanya sudah menyatu, maka Liverpool akan punya sisi penyerangan sisi kanan yang sangat berbahaya atas kombinasi Salah serta Firmino ini,” kata McBride.

Walau Liverpool diunggulkan para pemain Hoffenheim sama sekali tak keder. Menang dengan skor 2-0 di Anfield dirasakan masih sangat mungkin bagi kapten Hoffenheim Kevin Vogt.   “ Kami akan mendatangi lapangan pertandingan dengan rasa percaya diri. Kami bakal melakukan apapun agar bisa menang di kandang Liverpool,” tutur Vogt kepada ESPN.

Seperti halnya Klopp yang memilih mengistirahatkan pemain-pemain vitalnya, maka der trainer Hoffenheim Julian Nagelsmann pun melakukan hal serupa. Penyerang Andrej Kramaric serta pemain pinjaman dari Bayern Muenchen Serge Gnabry dijadikan cadangan.  Gnabry pun menambahkan sudah mengantongi kelemahan Liverpool hasil dari pengamatan video pertandingan. Yakni Hoffenheim akan mengambil inisiatif menekan.

 “Kami akan lebih banyak melakukan ball possession karena Liverpool adalah tim yang senang menunggu untuk melakukan serangan balik. Kami akan mengkreasi sebanyak mungkin peluang dan merampungkan peluang itu sebagus mungkin,” ujar Gnabry.

Sayangnya, histori Liverpool di Anfield jika bertemu tim Jerman tak cukup bagus. Dari 14 pertandingan, 11 menang, dan tiga imbang. Dari statistik UEFA, seandainya laga harus diakhiri dengan penalti karena Hoffenheim menang 2-1, Liverpool punya rekor apik dalam menghadapi adu penalti. Yakni menang tiga kali dan kalah sekali. (dra)


TOPIK BERITA TERKAIT: #liga-champions 

Berita Terkait

Jamu Valencia, MU Bertekad Redam Tekanan Old Trafford

Liga Champions

Hoffenheim vs Man City, Saatnya Show Leroy Sane

Liga Champions

Morata Bisa Ikuti Idolanya

Liga Champions

Penggoda Hati Sarri

Liga Champions

Jamu Roma, Madrid Tunggu Teka-teki Lopetegui

Liga Champions

IKLAN