Megapolitan

Banten dan DKI, Disatukan Transportasi Masal

Integrasi Busway dan Transportasi Masal Berbasis Rel

Redaktur:
Banten dan DKI, Disatukan Transportasi Masal - Megapolitan

TERKONEKSI: Penandatanganan kerja sama antara Pemprov Banten dan DKI Jakarta terkait integrasi transportasi umum.

INDOPOS.CO.ID - Gubernur Banten, Wahidin Halim dan Gubernur DKI Jakarta, Djarot Saiful Hidayat menandatangani perjanjian kerja sama bidang integrasi transportasi umum antardaerah. Bukan itu saja, dalam kesempatan itu juga ditandatangani kerjasama bidang pangan dan agrobisnis, pariwisata, energi, penanganan banjir, lingkunga hidup dan infrastruktur.

Penandatanganan itu dilakukan Gubernur Banten, Wahidin bersama Gubernur Djarot dan Bupati Tangerang, Ahmed Zaki Iskandar di Balai Kota DKI, Jalan Medan Merdeka Selatan, Jakarta, kemarin (23/8). ”Selama ini DKI sudah kerja sama dengan Kota Tangerang Selatan. Maka kerja sama kami perluas,” terang Djarot juga.

Sekarang, terangnya lagi, kerja sama itu dilakukan dengan Pemprov Banten dan Pemkab Tangerang. Menurutnya juga, Pemprov DKI juga telah melakukan kerja sama rencana pembangunan jembatan dari Tangerang ke pulau reklamasi yakni Pulau C dan D. Dalam MoU itu juga dibahas perjanjian pembangunan transportasi berbasi rel antara Jakarta-Tangerang.

”Jembatan ke Pulau Reklamasi itu akan disegerakan. Itu bagian dari sektor transportasi. Nanti akan dibangun dengan APBD DKI. Sedangkan untuk transportasi masal berbasis rel dananya dari pemerintah pusat. Bentuknya tengah disiapkan,” jelasnya juga.

Selain transportasi, Djarot juga membahas mengenai kerja sama penyediaan sembako. Djarot akan melakukan pemotongan distribusi beras untuk menstabilkan harga. ”Kita juga akan memotong distribusi bahan kebutuhan pokok. Kita baru dengar dari Pak Wahidin kalau Banten penghasil beras. Beras dari Banten lalu masuk ke Karawang baru masuk ke Jakarta. Kami akan potong jalur distribusi itu,” paparnya.

Sementara Gubernur Banten, Wahidin Halim berharap kerja sama tidak hanya dilakukan antara DKI Jakarta dengan wilayah Tangerang saja. Dia ingin ada kerja sama dengan wilayah kota/kabupaten lain dengan Provinsi DKI. Beberapa daerah lain di Banten memiliki potensi kekayaan alam.

”Saya berharap kerja sama ini bisa diperluas. Tidak hanya fisik atau jalan, terbatas antara Jakarta dengan Tangerang. Karena (Banten, Red) juga punya potensi yang luar biasa, terutama di wilayah selatan,” paparnya juga mantan Wali Kota Tangerang ini.

Dari perjanjian kerjasama ini, gubernur yang akrab disapa WH ini berharap bisa memperluas kerjasama lain dengan Banten seperti penyediaan beras, sayuran-sayuran. ”Itu saya kira dari konsep perluasan kerja sama antara DKI. Banten bisa memenuhi beberapa kebutuhan DKI,” cetusnya juga. (yas)

Berita Terkait

Megapolitan / Ketat, Percepat Realisasi Angkutan

Megapolitan / Tergerus Angkutan Online, Jumlah Angkot Berkurang

Jakarta Raya / Kerap Bikin Macet, Sudinhub Lenteng Agung Tata Angkot

Nasional / Pemerintah Belum Perketat Regulasi Pariwisata


Baca Juga !.