Harmonisasi Standar dan Sertifikasi MRA, Permudah Perdagangan Tingkat ASEAN

INDOPOS.CO.ID – Negara-negara ASEAN tengah merumuskan draft Mutual Recognition Arrangement (MRA) dalam sektor kontruksi dan bangunan. Hal ini, untuk memberikan saling pengakuan standar yang diterapkan masing-masing negara.

Kepala Pusat Perumusan Standar Badan Standardisasi Nasional (BSN), Zakiyah mengatakan, pertemuan tersebut membahas draft MRA untuk 3 material, yaitu kaca, semen dan baja. Dan ini akan diberlakukan untuk tahun 2017 ini.

“ Ini tentu saja sebuah momen penting dalam perjalanan membangun bisnis kedepan, dengan hadirnya  delegasi dari Anggota ASEAN seperti  Brunei Darussalam, Malaysia, Singapura, Filipina, Kamboja, Thailand, Indonesia dan ASEAN Sekretariat,”ujar Zakiyah, Jumat(25/8).

Lebih jauh Zakiyah mengatakan, MRA sebagai salah satu cara untuk memfasilitasi saling pengakuan atas hasil uji dan sertifikasi untuk negara anggota ASEAN dan bertujuan mengurangi hambatan perdagangan di sektor konstruksi dan bangunan.

“ Kami tidak harmonisasi standar, tapi kami saling akui hasil uji dan sertifikasi masing-masing negara,” bebernya.

Hal tersebut, menurut Zakiyah akan memfasilitasi perdagangan di tingkat pasar ASEAN.  Yakni, memenuhi standar masing-masing negara tujuan ekspor. “ Jadi kalau kita mau ekspor produk semen, kan standarnya sudah ber-SNI. Tentu ketika diekspor ke Malaysia maka harus memenuhi standar di sana,” ungkapnya.

Dia menyebutkan, setelah draft selesai maka tahun depan akan ditandatangani semua negara ASEAN. Selanjutnya akan segera dibentuk komite yang tugasnya menunjuk lembaga-lembaga penilaian kesesuaian(Laboratorium uji, kalibrasi, lembaga inspeksi dan Lembaga sertifikasi) yang terakreditasi di setiap negara.

“ Jadi tidak perlu lagi melakukan uji ulang di negara tujuan ekspor maupun impor,” katanya. (nas)

Komentar telah ditutup.