Megapolitan

Hampir Seribu Orang Pendatang di Bekasi Terlantar

Redaktur:
Hampir Seribu Orang Pendatang di Bekasi Terlantar - Megapolitan

Foto : Ilustrasi

INDOPOS.CO.ID - Di Kota Bekasi terdapat ratusan orang terlantar. Rata-rata mereka yang terdampar merupakan pendatang baru yang berasal dari sejumlah daerah. Karena tidak punya pekerjaan, mereka terpaksa hidup berpindah - pindah tempat.

”Jumlahnya sebanyak 963 orang. Mereka bertahan hidup dengan cara menumpang tidur di lataran ruko dan pasar. Karena mereka tidak memiliki hunian,” kata Sekretaris Dinas Sosial Kota Bekasi, Asep Saefudin kepada wartawan, kemarin.

Asep menambahkan, daerah asal orang yang terlantar kebanyakan dari Sumatera, Kalimantan, Jawa dan lain sebagainya. Untuk mengatasinya, saat ini pemerintah daerah sudah berkordinasi dengan daerah asal yang bersangkutan untuk proses pemulangan. ”Tapi sekarang ini mereka ditampung dulu di Dinas Sosial Kota Bekasi sebelum dipulangkan,” ujarnya.

Faktor yang menyebabkan mereka terlantar, kata Asep dilatarbelakangi karena faktor ekonomi. Awalnya mereka datang ke Kota Bekasi ingin mengadu nasib. Tapi setelah beberapa pekan tinggal, ternyata tidak mendapat pekerjaan.

Bahkan kata Asep, sejauh ini mereka bisa bertahan hidup dengan cara berpindah-pindah tempat. Biasanya, mereka mencari tempat seperti pasar, kios dan ruko untuk dijadikan lokasi istirahat di malam hari. ”Mau gimana lagi, mereka sudah kehabisan ongkos untuk pulang ke daerah asalnya,” jelasnya.

Sementara itu, Kepala Dinas Sosial Kota Bekasi, Junaedi mengatakan, usia orang terlantar di Kota Bekasi cukup bervariasi, dari tujuh tahun hingga 50 tahun ke atas. Anak-anak yang menjadi korban orangterlantar, kata dia, karena dipicu oleh faktor ekonomi orang tuanya. ”Kita menindaklanjuti orang terlantar setelah ada laporan dari pihak kepolisian. Setelah itu, kita akan berkoordinasi dengan daerah asal yang bersangkutan,” kata Junaedi.

Junaedi mengatakan, pihaknya telah menyiapkan anggaran sekitar Rp 100 juta untuk biaya akomodasi orang terlantar. Dana sebesar itu, kata dia, juga digunakan untuk menjemput warga Kota Bekasi yang terlantar di daerah lain. "Untuk warga Kota Bekasi yang terlantar di daerah lain juga masih kita hitung jumlahnya,” tandasnya. (dny)

TAGS

Baca Juga


Berita Terkait

Daerah / KAL Kembang Bantu Pencarian Korban Tenggelam

Daerah / Sekretariat DPRD Sultra Disegel Massa

Banten Raya / Dilapori Warga, Wahidin Minta Pasien Kanker Ovarium Ditangani

Megapolitan / Ribuan Korban Kebakaran Kampung Bali Matraman Mengungsi

Megapolitan / Permukiman Kampung Bali Matraman Terbakar

Megapolitan / Wow, Trio Sanca Diamankan dari Pulau Lancang


Baca Juga !.