Penyelenggaraan Indonesia Investment Week Singapore Chapter 2017 Ditunda

INDOPOS.CO.ID – Penyelenggara pameran forum bisnis Indonesia Invesment Week Singapore Chapter 2017 tetap akan berlangsung pada 4 – 6 Desember 2017 di Marina Bay Sand Singapura, semula dijadwalkan pada 6 – 8 September 2017 ini.

“Invesment Week Singapore Chapter 2017 mendapatkan dukungan dari beberapa Kementerian antara lain, Kementerian Perekonomian RI, Kementerian Dalam Negeri, Kementerian Perindustrian dan lainnya,” kata Presiden Direktur PT. Profajar Eksibit Internasional, yang juga Ketua Panitia Penyelenggara Indonesia Investment Week Singapore Chapter 2017, Zaidin A. Zaiti saat memberikan keterangan pers kepada wartawan di kantornya, Senin (4/9).

“Kalau mau dihitung kerugian misalkan saja biaya sewa gedung  di Hall C Marina Bay Sands Singapore ditaksir mencapai Rp 1,3 miliar, biaya kontraktor disana ditaksir Rp 1,4 miliar belum kita sudah booking 5 hotel. Bahkan ada kliennya yang batal bangun pavilion pameran dengan ukuran 90 meter persegi,” pungkasnya.

Sebagian perserta Indonesia bahkan telah mempersiapkan pemberangkatannya secara maksimal, termasuk tiket pesawat udara dari berbagai daerah. Panitia juga menyayangkan pencabutan dukungan dari BKPM, padahal sebelumnya dukungan telah diberikan melalui surat : 10/A.6/2017 tentang semangat yang mendukung suksesnya pelaksanaan kegiatan IIW SC 2017.

“Ini menjadi eksibisi Indonesia yang pertama kalinya diselenggarakan secara mandiri di luar negeri. Tetapi sangat disayangkan kegiatan persiapan pelaksanaan yang sangat matang oleh penyelenggara tersebut tidak dapat dilaksanakan tepat pada waktunya,” jelas dia.

IIW SC 2017 ini akan diikuti dari 50 kawasan industri tanah air sebagai exhibitors, 300 lebih pelaku usaha nasional dan internasional yang telah meregistrasi keikutsertaannya dalam momentum IIW SC 2017. Penyelenggara juga telah mendistribusikan 3.000 lebih undangan internasional visitors dan mempersiapkan sarana dan prasarana dengan baik sesuai kebutuhannya. (rmn)

Komentar telah ditutup.