Selasa, 13 November 2018 10:06 WIB
pmk

Kemenhub Tambah Kapal Perintis Tol Laut

Redaktur:

DEMI RAKYAT: Para stakeholder Tol Laut berpose di depan KM Sabuk Nusantara 110.

INDOPOS.CO.ID - Program Tol Laut  untuk  ketersediaan barang dan mengurangi kesenjangan harga, terus digeber. Seperti yang dilakukan Kementerian Perhubungan (Kemenhub) Direktorat Jenderal Perhubungan Laut, dengan menambah armada kapal perintis . Tidak hanya itu, kapal khusus angkutan barang berukuran tidak terlalu besar, untuk menjangkau pelabuhan-pelabuhan kecil, rencananya juga akan dibuat. Hal itu untuk mendukung program yang dicanangkan Presiden Jokowi tersebut.

Penambahan Kapal Perintis  yakni  tipe 1.200 GT (Paket S), yang diluncurkan di Bangka, Senin (4/9).  Kapal tersebut diberi nama KM Sabuk Nusantara 110. Rencananya, kapal tersebut akan dioperasikan oleh Pelni. Perusahaan BUMN itu sebelumnya juga sudah mengoperasikan sejumlah KM Sabuk Nusantara.

Plt. Dirjen Perhubungan Laut Bay M. Hasani dalam sambutannya  yang diwakili oleh Kasubdit Angkutan Laut Luar Negeri, Direktorat Lalulintas dan Angkutan Laut, Een Nuraini Saidah mengatakan, peluncuran kapal perintis tersebut juga  merupakan tindak lanjut dari penandatanganan kontrak pembangunan kapal pada 2 November 2015.

"Dengan semakin bertambahnya kapal perintis diharapkan dapat menunjang kelancaran program tol laut.  Yang bertujuan untuk meningkatkan penurunan disparitas harga di Indonesia timur," ujar Bay, Senin (4/9). Menurutnya, pemerintah terus berupaya meningkatkan pengembangan sarana dan prasarana transportasi laut. "Ini sebagai wujud nyata pemerintah dalam memperlancar arus penumpang, barang, dan jasa di seluruh penjuru Tanah Air," ujarnya.

Kapal perintis menurut Bay, merupakan salah satu bentuk nyata sejak tahun 2015-2017 Direktorat Jenderal Perhubungan Laut telah membangun 100 unit kapal perintis. Kapal itu, dibangun oleh  PT Pahala Harapan Lestari,  dengan tepat waktu.

"Pemerintah juga memberikan apresiasinya kepada PT Pahala Harapan Lestari karena pembangunan kapal berjalan lancar dan tepat waktu," jelas Bay. Kapal tersebut  akan ditempatkan di perairan yang melewati ketinggian di atas rata-rata dua meter.  Yang kebanyakan berada di wilayah Samudera Hindia dan Indonesia bagian Tengah dan Timur.

Untuk diketahui,  supaya  Tol Laut berjalan sesuai rencana, pemerintah melalui Kementrian Perhubungan (Kemenhub) telah menganggarkan program tersebut. Pada tahun 2017 ini, jumlah anggaran mencapai Rp 355 miliar lebih. Anggaran ratusan miliar tersebut untuk mendukung 13 trayek tol laut. Sebanyak 7 trayek ditugaskan kepada PT Pelni dengan menggelontorkan anggaran sebesar Rp 226 miliar lebih. Sedangkan sisanya, sebanyak 6 trayek dilakukan pelelangan umum. Dilaksanakan oleh perusahaan angkutan swasta dengan anggaran sebesar Rp 128 miliar lebih. (dai)


TOPIK BERITA TERKAIT: #tol-laut 

Berita Terkait

Layanan Tol Laut Pakai Aplikasi

Nusantara

Bamsoet Soroti Realisasi Tol Laut Jokowi

Nasional

Megaproyek Tol Laut Jokowi Rawan Korupsi

Nasional

Pemerintah Anggarkan Ratusan Miliar

Nasional

IKLAN