Rabu, 21 November 2018 09:15 WIB
pmk

Operasi Pasar di Samarinda dan Bontang, Pertamina Pastikan Pasokan Elpiji Aman

Terdapat sembilan titik di Samarinda dan dua titik di Bontang menjadi lokasi kegiatan operasi pasar.
Redaktur: Redjo Prahananda

Ilustrasi gas elpiji 3 kg

INDOPOS.CO.ID -  PT Pertamina (Persero) Marketing Operation Region VI Kalimantan menggelar operasi pasar LPG 3 kg di wilayah Kalimantan Timur serentak di dua kotamadya yaitu Kota Samarinda dan Kota Bontang untuk memastikan bahwa pasokan LPG bersubsidi untuk masyarakat miskin dan usaha mikro aman.

Terdapat sembilan titik di Samarinda dan dua titik di Bontang menjadi lokasi kegiatan operasi pasar. Kegiatan operasi pasar di Samarinda berada di sepuluh SPBU di delapan kecamatan masing-masing di Kecamatan Palaran, Samarinda Seberang, dua SPBU di Samarinda Ulu, Samarinda Ilir, Samarinda Utara, Sungai Kunjang, Sambutan, dan Sungai Pinang.

Dua titik di Bontang berlangsung di Kantor Kelurahan Loktuan dan Masjd Al-hijrah Kec. Bontang Selatan Operasi pasar  mulai pukul 10.00 pagi sampai selesai dengan bantuan agen LPG setempat. Mereka menyediakan 560 tabung dalam sehari di masing-masing titik. Dalam operasi pasar kali ini, Pertamina mengalokasikan 17.360 tabung untuk dua kota.

Samarinda mendapat alokasi sebanyak 14.000 tabung dan Bontang sebanyak 3.360 tabung. Pendistribusian tabung LPG 3 Kg bersubsidi akan dilakukan bertahap hingga jumlah sesuai alokasikan didistribusikan tepat sasaran. Pemerintah Kota dan Dinas Perindustrian dan Perdagangan turut berpartisipasi  operasi pasar ini.

Masyarakat dapat membawa tabung dengan HET Samarinda Rp 16.000,- dan Bontang Rp 18.000,- dengan batas maksimum pembelian dua tabung. Tabung LPG 3 kg bersubsidi diperuntukkan bagi masyarakat miskin dan usaha mikro sehingga sektor usaha/komersial atau rumah tangga tepat sasaran.

Alicia Irzanova, Area Manager Communication & Relation Pertamina Kalimantan menjelaskan, masyarakat di Kalimantan jangan cemas dengan pasokan tabung LPG karena Pertamina sudah memperhitungkan lonjakan konsumsi pada momen tertentu seperti Idul Adha.

Pada momen seperti Idul Adha, Pertamina menambah pasokan sebesar 21.280 tabung dengan rincian Samarinda 18.480 tabung dan Bontang 2.240 tabung. “Karena itu, masyarakat tidak perlu melakukan pembelian berlebih karena stok sangat aman.”

Varian elpiji yang ditawarkan selain elpiji melon yaitu Bright Gas 5.5 kg dan 12 kg. Bright Gas memiliki keunggulan lebih dari elpiji melon sebab lebih aman memiliki teknologi Spindle Valve System (DSVS). Fitur keamanan segel resmi Pertamina yang menjamin kualitas LPG maupun isi dalam tabung, lebih nyaman dengan layanan pesan antar melalui contact Pertamina 1 500 000 atau email pcc@pertamina.com.  Produk bright gas 5.5 kg memiliki banyak keunggulan tersendiri, lebih ringan dengan berat total 12.6 kg dan sangat nyaman di dapur minimalis.


TOPIK BERITA TERKAIT: #gas-elpiji #pertamina 

Berita Terkait

Motor Listrik Nasional Mulai Diproduksi 2019

Ekonomi

Polres Awasi Harga Eceran Gas Elpiji

Banten Raya

Diprediksi Pertamina Defisit Rp 40 Triliun

Nasional

Subsidi BBM-Elpiji Membengkak

Nasional

Pengumuman, Harga BBM Nonsubsidi Naik!

Ekonomi

IKLAN