Nusantara

Rusunawa Api-Api Gratis Tiga Bulan

Redaktur:
Rusunawa Api-Api Gratis Tiga Bulan - Nusantara

INDOPOS.CO.ID – Sempat tertunda beberapa bulan, rumah susun sederhana sewa (Rusunawa) Api-Api dipastikan akan di-launching bulan depan. Tepatnya saat Kota Taman bertambah usianya menjadi 18 tahun, yakni 12 Oktober.

Menurut Pelaksana Tugas Harian (Plh) Dinas Perumahan, Kawasan Permukiman, dan Pertamanan (DPKPP) Maksi Dwiyanto dalam rapat kerja dengan Komisi III DPRD, faktor mundurnya launching dikarenakan proses hibah yang belum dikantongi oleh pemkot. Lantaran, fasilitas penunjang maupun regulasi belum bisa dipenuhi.

“Proses hibah itu terkait dari pemahaman hukum, jadi kalau pemahaman hukum ya kami banyak kurangnya, dulu kami sepakat kekurangannya kami lengkapi, seperti ada musala. Bisa jadi itu akibat tertundanya atau progress aturannya belum lengkap, jadi belum bisa ada penghuni,” ungkapnya.

Untuk menyiasati itu, DPKPP memohon kepada Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) agar hunian seluas 1,2 hektare ini dapat dihuni segera melalui sistem pinjam-pakai. Hasilnya terbitlah surat nomor LP.07.06-CK/265 di antaranya pemkot harus segera membentuk UPT Rusunawa dan melakukan proses penghunian serta proses hibah masih dalam proses di Kementerian Keuangan.

Saat ini, dikatakannya juga bahwa Peraturan Wali Kota (Perwali) telah selesai tinggal menunggu penandatanganan. Dalam Perwali tersebut dibahas mengenai tarif yang akan dipatok kepada penghuni tiap bulannya.

Untuk lantai dasar akan dipungut Rp 250 ribu, lantai satu Rp 230 ribu, lantai dua Rp 210 ribu, serta lantai paling atas Rp 190 ribu. Rencananya, DPKPP akan me-launching awal 150 unit dari total kapasitas 186 kamar.

“Kapasitas 186 unit efektifnya 170 unit, karena ruang bawah kami pakai semua, jadi kami launching awal 150 unit. 20 kami siapkan untuk tenaga pengelola untuk menempati tempat itu juga, jadi mereka tidak di luar,” paparnya.

Sebagai informasi, calon penghuni yang sudah didata dan dilakukan verifikasi sejumlah 52 kepala keluarga. Artinya baru sepertiga dari total kapasitas. DPKPP membuat kebijakan kepada penghuni yang mendaftar hingga Desember, selama tiga bulan penghuni tidak akan dipungut biaya karena sudah dianggarkan oleh pemerintah pusat dari Oktober hingga Desember. (*/ak)

TAGS

Berita Terkait

Megapolitan / Rusunawa Gratis Bagi Korban Puting Beliung

Jakarta Raya / Kenaikan Tarif Rusunawa Masih Berpolemik

Jakarta Raya / Hapuskan Tunggakan Rusun dengan Pemutihan

Jakarta Raya / Pengelolaan Rusunawa Harus Dirombak

Jakarta Raya / Dinas Perumahan Janji Tertibkan Rusunawa


Baca Juga !.